Selasa, 02 Juni 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 115
(Foto: Bilal Nugraha Ginanjar)
Warga penyintas kebakaran RW 04 dan RW 05 Kelurahan Kebon Kosong, Kemayoran, Jakarta Pusat yang masih bersekolah, dipastikan bisa mengikuti ujian susulan jika diperlukan.
Kepastian ini ditegaskan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, saat mengunjungi lokasi pengungsian warga terdampak kebakaran, Selasa (2/6).
"Ada juga program trauma healing,"
Diungkapkan Rano, dirinya sudah menghubungi Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Nahdiana, dan dipastikan bahwa anak-anak penyintas kebakaran akan diberi dispensasi mengikuti ujian sekolah.
"Saya telepon Kepala Dinas, anak-anakku yang kena kebakaran gimana ujiannya?, enggak Pak, nanti bisa menyusul, itu kebijakan," beber Rano.
Berdasar data yang didapat dari Dinas Pendidikan, ungkap Rano, tercatat ada 53 anak usia SD, enam anak usia SMP dan 22 remaja SMK yang terdampak kebakaran.
Menurut Rano, Pemprov DKI Jakarta telah memberikan bantuan perlengkapan dan baju sekolah di luar bantuan pangan dan sandang kepada seluruh warga. Selain itu juga ada program trauma healing digelar di posko pengungsian bagi anak.
"Ada juga program trauma healing digelar di posko pengungsian bagi anak-anak," kata Rano.
Mengenai kelanjutan status hunian warga yang berdiri di atas lahan Setneg RI, Rano mengaku tengah mencari solusi. Sebagai alternatif, Rano mengaku telah menawarkan kepada mereka untuk pindah dan direlokasi ke rumah susun (Rusun).
"Kita selalu berusaha untuk menyadarkan masyarakat bahwa bukan berarti tidak layak. Tapi mungkin kalau tinggal di Rusun jauh lebih layak," tandasnya.