Rekayasa Lalin Diberlakukan di Jalan Raya Lenteng Agung

Jumat, 29 Mei 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 974

Lalulintas lalin lenteng agung otoy

(Foto: Andri Widiyanto)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bergerak cepat menangani kerusakan jalan amblas di Jalan Raya Lenteng Agung, tepatnya di dekat Gang Empang, depan Bengkel Alpino Knalpot, Jakarta Selatan. Kerusakan yang mengakibatkan dua lajur jalan tidak dapat digunakan tersebut menyebabkan kepadatan lalu lintas menuju arah Depok dan sekitarnya.

"Mengurangi kepadatan sekaligus memastikan keselamatan"

Sebagai langkah penanganan darurat sekaligus untuk menjaga keselamatan pengguna jalan, Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta bersama instansi terkait menerapkan rekayasa lalu lintas (Lalin) di kawasan tersebut.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Ujang Hermawan mengatakan, keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama dalam penanganan kejadian tersebut.

"Kami memahami aktivitas masyarakat terganggu akibat kondisi jalan amblas ini. Untuk itu, pengaturan lalu lintas dan pengalihan arus segera dilakukan untuk mengurangi kepadatan sekaligus memastikan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga. Kami juga memohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi," ujarnya, Jumat (29/5).

Ujang mengimbau masyarakat untuk menyesuaikan rute perjalanan dan mengikuti arahan petugas di lapangan selama proses penanganan berlangsung.

Adapun rekayasa Lalin yang diterapkan meliputi;

1. Kendaraan roda dua masih dapat melintas melalui lajur paling kanan di Jalan Raya Lenteng Agung.

2. Pengalihan arus kendaraan roda dua dilakukan secara situasional melalui Jalan Gardu, Jalan H. Shibi IV, Jalan H. Shibi II, Jalan H. Shibi, hingga keluar menuju Jalan Akses UI.

3. Kendaraan roda empat dengan tujuan Universitas Indonesia (UI) dan Depok dialihkan untuk putar balik di Perlintasan Kereta Api Universitas Pancasila (JPL 23), kemudian melintas melalui Jalan Lenteng Agung Barat, Jalan Kahfi II, Jalan Tanah Baru, hingga Depok Sawangan.

4. Kendaraan roda empat bertonase besar dialihkan dari Simpang Jalan TB Simatupang ke arah barat melalui Jalan Tol Depok-Antasari (Desari) maupun ke arah timur melalui Jalan Raya Bogor atau Jalan Tol Jagorawi.

"Kami mengingatkan masyarakat untuk tetap berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi dan sebisa mungkin menggunakan jalur alternatif yang telah disiapkan," terangnya.

Ia menambahkan, kerusakan jalan diketahui terjadi secara bertahap sejak Rabu (27/5). Suku Dinas Bina Marga Jakarta Selatan telah melakukan penanganan awal dengan menggunakan material coldmix untuk menjaga keamanan dan kenyamanan pengguna jalan.

"Suku Dinas Bina Marga juga sudah berkoordinasi dengan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan untuk menelusuri penyebab kerusakan. Berdasarkan dugaan awal, amblesnya jalan dipicu oleh gangguan pada saluran air yang berada di bawah badan jalan," ungkapnya.

Ujang memastikan, Pemprov DKI Jakarta terus memantau kondisi di lapangan serta mempercepat proses penanganan agar lalu lintas dapat kembali normal.

"Saat ini kami mengoptimalkan 20 petugas di lapangan untuk mengurai kemacetan selama proses penanganan berlangsung," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Penanganan Jalan Amblas Lenteng Agung otoy

Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung Mulai Dilakukan

Jumat, 29 Mei 2026 887

Perbaikan jalan amblas tiyo

Perbaikan Jalan Sultan Hasanudin Amblas Tuntas

Selasa, 12 Mei 2026 746

1000360941

Perbaikan Jalan Amblas di Jalan Moh Kahfi I Rampung

Kamis, 23 April 2026 1078

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29914

Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14190

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 2973

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1734

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 2007

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks