Senin, 18 Mei 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 199
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Utara sudah memeriksa sebanyak 2.656 hewan kurban dari 32 Tempat Penampungan Hewan Kurban (TPHK) menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.
"Kegiatan pemeriksaan masih terus berjalan"
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Utara, Novy Christine Palit mengatakan, pemeriksaan dilakukan sebagai upaya pengendalian penyakit hewan menular strategis sekaligus memastikan hewan kurban yang dijual kepada masyarakat memenuhi standar kelayakan.
"Pemeriksaan ini bertujuan memastikan hewan kurban dan daging yang dikonsumsi masyarakat memenuhi prinsip Aman, Sehat, Utuh, dan Halal (ASUH)," ujarnya, Senin (18/5).
Novy menjelaskan, dari total 2.656 hewan yang diperiksa, terdiri atas 1.876 ekor sapi, 685 ekor kambing, dan 95 ekor domba. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh, mulai dari pengecekan administrasi asal hewan, kondisi kesehatan, hingga kesesuaian syarat hewan kurban.
Menurutnya, di Kecamatan Cilincing terdapat 17 TPHK dengan total 1.594 hewan. Kemudian, Kecamatan Pademangan enam TPHK dengan total 454 hewan kurban.
Selanjutnya, Kecamatan Koja tercatat memiliki tiga TPHK dengan total 324 hewan kurban. Adapun Kecamatan Tanjung Priok memiliki lima TPHK dengan total 247 hewan, dan Kecamatan Kelapa Gading memiliki empat lokasi TPHK dengan total 37 hewan kurban.
"Untuk Kecamatan Penjaringan, hingga saat ini belum tercatat adanya lokasi penampungan hewan kurban. Kegiatan pemeriksaan masih terus berjalan dan jumlah hewan yang diperiksa diperkirakan akan terus bertambah," terangnya.
Ia menambahkan, secara umum kondisi hewan kurban yang diperiksa dalam keadaan sehat dan layak. Namun, petugas masih menemukan tujuh hewan sakit serta dua hewan yang belum memenuhi syarat umur untuk dikurbankan.
"Hewan yang ditemukan sakit maupun belum cukup umur telah diberikan penanganan dan imbauan kepada pemilik agar tidak diperjualbelikan sebelum memenuhi ketentuan," ungkapnya.
Sementara itu, Wakil Wali Kota Jakarta Utara, Fredy Setiawan mengimbau masyarakat membeli hewan kurban di lokasi penampungan yang telah diperiksa petugas.
Ia juga mengingatkan para pedagang untuk menjaga kebersihan lingkungan penampungan, memperhatikan kesehatan hewan selama masa penjualan, serta tidak menggunakan fasilitas umum sebagai lokasi berjualan.
"Kami mengajak masyarakat lebih teliti memilih hewan kurban dan membeli di tempat yang telah mendapatkan pengawasan kesehatan dari petugas," ucapnya.
Ia berharap, pelaksanaan Iduladha tahun ini berjalan lancar sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah kurban dengan aman dan nyaman.
"InsyaAllah, di Kantor Wali Kota Jakarta Utara juga akan dilaksanakan salat Iduladha bersama serta pemotongan hewan kurban yang hasilnya dibagikan kepada mustahik," tandasnya.