Senin, 18 Mei 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 49
(Foto: Anita Karyati)
Satuan Pelaksana Sumber Daya Air (Satpel SDA) Kecamatan Tanjung Priok, Jakarta Utara melakukan pengerukan Saluran Penghubung (Phb) Waduk Cincin area samping Jakarta International Stadium (JIS) di Jalan Danau Bisma, Kelurahan Papanggo
"Mencegah risiko genangan"
Kepala Satpel SDA Kecamatan Tanjung Priok, Neti Heriati mengatakan, pengerukan dilakukan sebagai tindak lanjut arahan tingkat kota untuk melakukan normalisasi dan pengerukan di sejumlah titik saluran di Jakarta Utara.
"Pengerukan dilakukan untuk mengurangi sedimentasi lumpur yang cukup tebal serta meningkatkan kapasitas tampung saluran agar aliran air lebih lancar," ujarnya, Senin (18/5).
Neti menjelaskan, pengerukan dilakukan sepanjang 525,62 meter dengan lebar saluran mencapai enam meter dan kedalaman sekitar empat meter.
"Sedimen lumpur dan sampah yang dikeruk mencapai sekitar dua meter,” terangnya.
Menurutnya, hingga saat ini volume lumpur yang berhasil diangkut mencapai sekitar 154,5 meter kubik. Setiap hari, dua hingga tiga truk dikerahkan untuk mengangkut lumpur hasil pengerukan.
"Untuk volume lumpur yang berada di pinggir saluran masih dalam proses penghitungan," terangnya.
Neti menambahkan, pengerjaan telah dimulai sejak akhir April 2026 dan ditargetkan rampung dalam waktu dua hingga tiga bulan.
"Pengerukan melibatkan sedikitnya lima personel serta didukung alat berat berupa satu unit ekskavator XL 23 dan satu unit amphibius mini AM 24," ungkapnya.
Ia berharap, pengerukan Saluran Phb Waduk Cincin dapat meminimalisasi potensi genangan di kawasan sekitar, terutama saat curah hujan tinggi.
"Targetnya dengan pengerukan ini aliran air menjadi lebih optimal sehingga dapat mencegah risiko genangan di wilayah sekitar," ucapnya.
Sementara itu, salah seorang warga Sunter Agung, Radiansyah (35) mengapresiasi langkah cepat jajaran SDA dalam melakukan pengerukan tersebut karena kondisi saluran memang sudah lama mengalami pendangkalan.
"Mudah-mudahan pengerjaan berjalan lancar dan ke depannya perawatan saluran dapat dilakukan secara berkala agar lingkungan di sini bebas genangan," tandasnya.