Pemkot Jakpus Verifikasi Status Kepesertaan JKN

Senin, 11 Mei 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 388

IMG 20260511 WA0069

(Foto: Folmer)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat, Senin (11/5), melakukan verifikasi status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurut Wakil Wali Kota (Wawali) Jakarta Pusat, Eric PZ Lumbun, kegiatan yang diikuti perwakilan dari 44 kelurahan dan delapan kecamatan ini untuk memastikan keakuratan data kepesertaan masyarakat.

"Sekitar 96 persen penduduk di Jakarta Pusat masuk data kepesertaan JKN,"

"Hingga Mei 2026, tercatat 1.019.692 jiwa atau sekitar 96 persen penduduk di Jakarta Pusat masuk data kepesertaan JKN," ungkap Erix. 

Ditambahkan Eric, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial (SK Mensos) tahun 2026, sebanyak 20640 jiwa dinonaktifkan kepesertaan JKN per 1 Mei 2026.

"Sebanyak 13.522 jiwa mengalami pengalihan segmen dari PBPU Pemda menjadi segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Pemerintah juga telah melakukan pemberitahuan status kepesertaan, baik aktif maupun nonaktif, melalui mekanisme WA Blast dari pusat kepada para peserta," beber Eric.  

Eric mengintruksikan camat dan lurah untuk melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan status kepesertaan JKN aktif maupun non aktif. 

"Intinya, kegiatan ini untuk menyisir data per RW, RT hingga per rumah. Kita bantu pastikan apakah warga yang nonaktif ini masih ada, meninggal atau pindah agar data akurat," tukasnya.  

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Jakarta Pusat, Yesi Rahimi menjelaskan, penonaktifan ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Menteri Sosial.

"Ada beberapa alasan, di antaranya data yang tidak padan dengan Dukcapil atau warga tersebut dianggap sudah mampu karena masuk ke dalam kategori di atas desil lima," jelasnya. 

Yesi memaparkan, pihaknya telah memberikan informasi melalui berbagai kanal seperti WhatsApp Blast dan surat resmi. Namun, masih terdapat sekitar 1.500 jiwa di Jakarta Pusat yang belum terinformasikan secara langsung.

Untuk itu, pihaknya menggandeng menggandeng pihak kecamatan dan Kelurahan di Jakarta Pusat guna melakukan sosialisasi langsung kepada warga yang terdampak.

"Kami ingin masyarakat tahu lebih dulu bahwa kepesertaannya sudah tidak aktif, sehingga mereka bersiap atau melakukan reaktivasi sebelum membutuhkan layanan kesehatan," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Munjirin posko mudik bpjs kesehatan nur

Munjirin Resmikan Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Pulo Gebang

Jumat, 13 Maret 2026 789

Peresmian Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Terpadu Pulogebang

Iin Apresiasi Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Terpadu Pulogebang

Rabu, 26 Maret 2025 760

Lokasi kebakaran di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Jakarta Pusat

20 Korban Kebakaran Ruko Cempaka Baru Terdaftar Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 11 Desember 2025 891

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 3972

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Rano Kampanyekan Pilah Sampah Saat Karnaval Jakarta Penuh Warna

Minggu, 28 Juni 2026 729

HUT 499 1 jati

Meriah! Padi Reborn Guncang Bundaran HI di Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 750

Satpol pp dki jakarta 1

190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

Jumat, 26 Juni 2026 930

Parkir jakarta 2

Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

Kamis, 25 Juni 2026 1021

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks