Pemkot Jakpus Verifikasi Status Kepesertaan JKN

Senin, 11 Mei 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 554

IMG 20260511 WA0069

(Foto: Folmer)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Pusat, Senin (11/5), melakukan verifikasi status kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).

Menurut Wakil Wali Kota (Wawali) Jakarta Pusat, Eric PZ Lumbun, kegiatan yang diikuti perwakilan dari 44 kelurahan dan delapan kecamatan ini untuk memastikan keakuratan data kepesertaan masyarakat.

"Sekitar 96 persen penduduk di Jakarta Pusat masuk data kepesertaan JKN,"

"Hingga Mei 2026, tercatat 1.019.692 jiwa atau sekitar 96 persen penduduk di Jakarta Pusat masuk data kepesertaan JKN," ungkap Erix. 

Ditambahkan Eric, berdasarkan Surat Keputusan Menteri Sosial (SK Mensos) tahun 2026, sebanyak 20640 jiwa dinonaktifkan kepesertaan JKN per 1 Mei 2026.

"Sebanyak 13.522 jiwa mengalami pengalihan segmen dari PBPU Pemda menjadi segmen Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan (PBI JK). Pemerintah juga telah melakukan pemberitahuan status kepesertaan, baik aktif maupun nonaktif, melalui mekanisme WA Blast dari pusat kepada para peserta," beber Eric.  

Eric mengintruksikan camat dan lurah untuk melakukan verifikasi lapangan untuk memastikan status kepesertaan JKN aktif maupun non aktif. 

"Intinya, kegiatan ini untuk menyisir data per RW, RT hingga per rumah. Kita bantu pastikan apakah warga yang nonaktif ini masih ada, meninggal atau pindah agar data akurat," tukasnya.  

Kepala Cabang BPJS Kesehatan Jakarta Pusat, Yesi Rahimi menjelaskan, penonaktifan ini didasarkan pada Surat Keputusan (SK) Menteri Sosial.

"Ada beberapa alasan, di antaranya data yang tidak padan dengan Dukcapil atau warga tersebut dianggap sudah mampu karena masuk ke dalam kategori di atas desil lima," jelasnya. 

Yesi memaparkan, pihaknya telah memberikan informasi melalui berbagai kanal seperti WhatsApp Blast dan surat resmi. Namun, masih terdapat sekitar 1.500 jiwa di Jakarta Pusat yang belum terinformasikan secara langsung.

Untuk itu, pihaknya menggandeng menggandeng pihak kecamatan dan Kelurahan di Jakarta Pusat guna melakukan sosialisasi langsung kepada warga yang terdampak.

"Kami ingin masyarakat tahu lebih dulu bahwa kepesertaannya sudah tidak aktif, sehingga mereka bersiap atau melakukan reaktivasi sebelum membutuhkan layanan kesehatan," pungkasnya.

BERITA TERKAIT
Munjirin posko mudik bpjs kesehatan nur

Munjirin Resmikan Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Pulo Gebang

Jumat, 13 Maret 2026 1591

Peresmian Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Terpadu Pulogebang

Iin Apresiasi Posko Mudik BPJS Kesehatan di Terminal Terpadu Pulogebang

Rabu, 26 Maret 2025 988

Lokasi kebakaran di Jalan Letjen Suprapto, Cempaka Baru, Jakarta Pusat

20 Korban Kebakaran Ruko Cempaka Baru Terdaftar Peserta BPJS Ketenagakerjaan

Kamis, 11 Desember 2025 1203

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 7089

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 4777

Mobil patah as budi

Petugas Dishub Evakuasi Mobil Patah As Roda di Cengkareng

Senin, 02 November 2026 1652

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 2409

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 2273

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks