Pemkot Jakut-BPS Canangkan Kelurahan Cinta Statistik di Koja

Senin, 27 April 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 431

Pencanangan kelurahan cantik jakut anita ist

(Foto: Anita Karyati)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mencanangkan program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) di tiga kelurahan di Kecamatan Koja. Prosesi pencanangan digelar secara hybrid dan dipusatkan di Kelurahan Rawa Badak Utara.

"Data yang akurat"

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengatakan, program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi pembangunan berbasis data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebab, pembangunan tidak lagi dapat mengandalkan asumsi, melainkan harus didukung oleh data yang valid.

"Data yang akurat menjadi dasar utama agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya, Senin (27/4).

Menurutnya, kelurahan sebagai ujung tombak pembangunan perlu memiliki kemampuan dalam memahami dan mengelola statistik. Program ini juga bertujuan meningkatkan literasi statistik, membentuk agen statistik, serta memastikan kebijakan disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan.

" Melalui data yang berkualitas, kita dapat menetapkan program prioritas secara tepat, meminimalkan kesalahan sasaran bantuan sosial, serta meningkatkan efektivitas pembangunan di tingkat lokal," terangnya.

Ia berharap, program ini tidak berhenti pada tahap pencanangan, tetapi dilanjutkan dengan pembinaan berkelanjutan serta pemantauan yang konsisten.

"Saya mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum ini sebagai awal perubahan menuju Jakarta Utara yang lebih maju, transparan, dan berbasis data," ungkapnya.

Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta, Kadarmanto menambahkan, program ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur kelurahan dalam mengelola data kependudukan, topografi, hingga potensi ekonomi lokal. 

Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global. Saat ini, Jakarta berada di peringkat ke-71 dunia dan ditargetkan masuk 20 besar pada 2045.

"Untuk bersaing di tingkat global, Jakarta membutuhkan data yang akurat dan berkelanjutan. Kelurahan Cantik menjadi langkah awal memperkuat daya saing dari tingkat paling bawah," bebernya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Jakarta Utara, Theresia Parwati menekankan pentingnya penguatan data di wilayahnya yang memiliki kompleksitas permasalahan berbeda dibandingkan daerah lain di DKI Jakarta.

"Sebagai tahap awal, tiga kelurahan ditetapkan sebagai proyek percontohan, yakni Kelurahan Rawa Badak Utara, Rawa Badak Selatan, dan Koja," ucapnya.

Theresia menuturkan, kegiatan ini juga mencakup pembentukan Agen Statistik. Sebanyak 10 orang di setiap kelurahan akan dilatih untuk menjadi penggerak literasi data di masyarakat.

"Statistik bukan lagi milik eksklusif BPS, melainkan milik bersama. Kami berharap para agen statistik dapat mendekatkan pemahaman data kepada masyarakat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BPS Sensus Ekonomi 2026 dessy

BPS Ajak Pengusaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 22 April 2026 944

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy2

BPS DKI Catat Inflasi Jakarta 0,63 Persen

Senin, 02 Maret 2026 765

Pemkot Jakpus Adakan Pertemuan Statistik Sektoral

Pemkot dan BPS Jakpus Selenggarakan Statistik Sektoral

Kamis, 31 Juli 2025 1127

BERITA POPULER
Cuaca hujan ringan dessy doc

Hujan Ringan Diperkirakan Basahi Jakarta Sore Ini

Minggu, 14 Juni 2026 1278

IMG 20260613 WA0042

Sudin LH Jaksel OTT Delapan Pelaku Buang Sampah Sembarangan

Sabtu, 13 Juni 2026 1195

Sejumlah Bantuan Diberikan pada Penyintas Kebakaran di Malaka Sari

Penyintas Kebakaran di Malaka Sari Diberi Bantuan

Kamis, 11 Juni 2026 1425

MRT operasional jati (1)

MRT Lakukan Penyesuaian Akses Pintu Masuk Stasiun Bundaran HI dan Dukuh Atas

Jumat, 12 Juni 2026 1117

Cuaca jakarta hujan jati

Hujan Diprediksi Basahi Sebagian Jakarta Hari Ini

Senin, 15 Juni 2026 767

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks