Pemkot Jakut-BPS Canangkan Kelurahan Cinta Statistik di Koja

Senin, 27 April 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 155

Pencanangan kelurahan cantik jakut anita ist

(Foto: Anita Karyati)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mencanangkan program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) di tiga kelurahan di Kecamatan Koja. Prosesi pencanangan digelar secara hybrid dan dipusatkan di Kelurahan Rawa Badak Utara.

"Data yang akurat"

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengatakan, program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi pembangunan berbasis data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebab, pembangunan tidak lagi dapat mengandalkan asumsi, melainkan harus didukung oleh data yang valid.

"Data yang akurat menjadi dasar utama agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya, Senin (27/4).

Menurutnya, kelurahan sebagai ujung tombak pembangunan perlu memiliki kemampuan dalam memahami dan mengelola statistik. Program ini juga bertujuan meningkatkan literasi statistik, membentuk agen statistik, serta memastikan kebijakan disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan.

" Melalui data yang berkualitas, kita dapat menetapkan program prioritas secara tepat, meminimalkan kesalahan sasaran bantuan sosial, serta meningkatkan efektivitas pembangunan di tingkat lokal," terangnya.

Ia berharap, program ini tidak berhenti pada tahap pencanangan, tetapi dilanjutkan dengan pembinaan berkelanjutan serta pemantauan yang konsisten.

"Saya mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum ini sebagai awal perubahan menuju Jakarta Utara yang lebih maju, transparan, dan berbasis data," ungkapnya.

Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta, Kadarmanto menambahkan, program ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur kelurahan dalam mengelola data kependudukan, topografi, hingga potensi ekonomi lokal. 

Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global. Saat ini, Jakarta berada di peringkat ke-71 dunia dan ditargetkan masuk 20 besar pada 2045.

"Untuk bersaing di tingkat global, Jakarta membutuhkan data yang akurat dan berkelanjutan. Kelurahan Cantik menjadi langkah awal memperkuat daya saing dari tingkat paling bawah," bebernya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Jakarta Utara, Theresia Parwati menekankan pentingnya penguatan data di wilayahnya yang memiliki kompleksitas permasalahan berbeda dibandingkan daerah lain di DKI Jakarta.

"Sebagai tahap awal, tiga kelurahan ditetapkan sebagai proyek percontohan, yakni Kelurahan Rawa Badak Utara, Rawa Badak Selatan, dan Koja," ucapnya.

Theresia menuturkan, kegiatan ini juga mencakup pembentukan Agen Statistik. Sebanyak 10 orang di setiap kelurahan akan dilatih untuk menjadi penggerak literasi data di masyarakat.

"Statistik bukan lagi milik eksklusif BPS, melainkan milik bersama. Kami berharap para agen statistik dapat mendekatkan pemahaman data kepada masyarakat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BPS Sensus Ekonomi 2026 dessy

BPS Ajak Pengusaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 22 April 2026 539

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy2

BPS DKI Catat Inflasi Jakarta 0,63 Persen

Senin, 02 Maret 2026 618

Pemkot Jakpus Adakan Pertemuan Statistik Sektoral

Pemkot dan BPS Jakpus Selenggarakan Statistik Sektoral

Kamis, 31 Juli 2025 1053

BERITA POPULER
Sekolah swasta gratis doc

103 Sekolah Swasta di Jakarta Gratis, Ini Daftarnya

Jumat, 24 April 2026 28445

Sekolah Sint Joseph jati

Pemprov DKI Kucurkan Rp253,6 M Gratiskan 103 Sekolah Swasta

Minggu, 26 April 2026 1115

70 Peserta Ikuti Sosialisasi Pilah Sampah di Kelurahan Kayu Manis

70 Warga Kayu Manis Diedukasi Pilah Sampah

Sabtu, 25 April 2026 1307

IMG 20260426 WA0091

Generasi muda Diajak Produktif Lewat Jakarta Menulis 2026

Minggu, 26 April 2026 888

Kebakaran j65 Jalan Mawar Lestari Indah tiyo

Korsleting Diduga Picu Kebakaran Rumah di Lebak Bulus

Jumat, 24 April 2026 1517

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks