Pemkot Jakut-BPS Canangkan Kelurahan Cinta Statistik di Koja

Senin, 27 April 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 525

Pencanangan kelurahan cantik jakut anita ist

(Foto: Anita Karyati)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara bersama Badan Pusat Statistik (BPS) mencanangkan program Kelurahan Cinta Statistik (Kelurahan Cantik) di tiga kelurahan di Kecamatan Koja. Prosesi pencanangan digelar secara hybrid dan dipusatkan di Kelurahan Rawa Badak Utara.

"Data yang akurat"

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat mengatakan, program ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat fondasi pembangunan berbasis data yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Sebab, pembangunan tidak lagi dapat mengandalkan asumsi, melainkan harus didukung oleh data yang valid.

"Data yang akurat menjadi dasar utama agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai dengan kebutuhan masyarakat," ujarnya, Senin (27/4).

Menurutnya, kelurahan sebagai ujung tombak pembangunan perlu memiliki kemampuan dalam memahami dan mengelola statistik. Program ini juga bertujuan meningkatkan literasi statistik, membentuk agen statistik, serta memastikan kebijakan disusun berdasarkan kondisi riil di lapangan.

" Melalui data yang berkualitas, kita dapat menetapkan program prioritas secara tepat, meminimalkan kesalahan sasaran bantuan sosial, serta meningkatkan efektivitas pembangunan di tingkat lokal," terangnya.

Ia berharap, program ini tidak berhenti pada tahap pencanangan, tetapi dilanjutkan dengan pembinaan berkelanjutan serta pemantauan yang konsisten.

"Saya mengajak seluruh pihak untuk menjadikan momentum ini sebagai awal perubahan menuju Jakarta Utara yang lebih maju, transparan, dan berbasis data," ungkapnya.

Kepala BPS Provinsi DKI Jakarta, Kadarmanto menambahkan, program ini bertujuan meningkatkan kapasitas aparatur kelurahan dalam mengelola data kependudukan, topografi, hingga potensi ekonomi lokal. 

Upaya tersebut dinilai penting untuk mendukung transformasi Jakarta sebagai kota global. Saat ini, Jakarta berada di peringkat ke-71 dunia dan ditargetkan masuk 20 besar pada 2045.

"Untuk bersaing di tingkat global, Jakarta membutuhkan data yang akurat dan berkelanjutan. Kelurahan Cantik menjadi langkah awal memperkuat daya saing dari tingkat paling bawah," bebernya.

Sementara itu, Kepala BPS Kota Jakarta Utara, Theresia Parwati menekankan pentingnya penguatan data di wilayahnya yang memiliki kompleksitas permasalahan berbeda dibandingkan daerah lain di DKI Jakarta.

"Sebagai tahap awal, tiga kelurahan ditetapkan sebagai proyek percontohan, yakni Kelurahan Rawa Badak Utara, Rawa Badak Selatan, dan Koja," ucapnya.

Theresia menuturkan, kegiatan ini juga mencakup pembentukan Agen Statistik. Sebanyak 10 orang di setiap kelurahan akan dilatih untuk menjadi penggerak literasi data di masyarakat.

"Statistik bukan lagi milik eksklusif BPS, melainkan milik bersama. Kami berharap para agen statistik dapat mendekatkan pemahaman data kepada masyarakat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
BPS Sensus Ekonomi 2026 dessy

BPS Ajak Pengusaha Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Rabu, 22 April 2026 1361

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy2

BPS DKI Catat Inflasi Jakarta 0,63 Persen

Senin, 02 Maret 2026 886

Pemkot Jakpus Adakan Pertemuan Statistik Sektoral

Pemkot dan BPS Jakpus Selenggarakan Statistik Sektoral

Kamis, 31 Juli 2025 1170

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9059

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 2220

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3478

Syafrin Tinjau Lokbin dan Pasar Jaya Pasar Minggu

Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

Senin, 27 Juli 2026 2666

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1322

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks