Transjakarta Komitmen Perluas Layanan dan Percepat Transisi Energi Hijau

Senin, 27 April 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 800

Transjakarta blokm rezap 01

(Foto: Reza Pratama Putra)

PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menegaskan komitmennya dalam memperluas jangkauan layanan lintas wilayah sekaligus mempercepat transisi energi hijau.

Operasional rute Transjabodetabek S61 yang menghubungkan Alam Sutera dan Blok M kini telah berusia satu tahun. Salah satu rute yang menjadi tulang punggung mobilitas warga penyangga Jakarta ini tercatat terus mengalami pertumbuhan jumlah pelanggan sejak diluncurkan.

"transportasi publik sebagai pilihan utama mobilitas,"

Hal ini membuktikan bahwa kebutuhan akan transportasi publik yang aman, nyaman, dan efisien melampaui batas administratif kota.

Direktur Bisnis dan Pemanfaatan Aset Transjakarta, Fadly Hasan mengatakan, integrasi antarwilayah adalah kunci transportasi masa depan.

Menurutnya, keberhasilan rute S61 selama satu tahun ini adalah bukti nyata bahwa mobilitas masyarakat Jabodetabek sangat dinamis.

“Kami tidak lagi melihat batas wilayah sebagai sekat, melainkan peluang untuk terus membangun konektivitas yang andal bagi semua,” ujarnya, Senin (27/4).

Selain itu, Transjakarta terus mencatatkan pertumbuhan positif dalam melayani warga. Hingga awal 2026, volume pelanggan Transjakarta mencapai 1,4 juta perjalanan pelanggan per hari. Sementara, layanan Transjakarta telah menjangkau 92,4 persen wilayah Jakarta per Februari 2026.

“Adapun total pelanggan Transjakarta mencapai 413 juta orang sepanjang 2025, meningkat dua kali lipat dibandingkan tahun 2022,” ungkapnya.

Fadly menjelaskan, sebagai bagian dari strategi jangka panjang menuju kota rendah emisi, Transjakarta meresmikan penambahan 30 unit bus listrik terbaru di tahun 2026.

30 bus listrik tersebut merupakan karya nyata hasil rakitan dalam negeri yang ditinjau langsung oleh Presiden RI.

“Penambahan unit bus listrik ini tepat di Hari Angkutan Umum Nasional ini yang menggenapkan total armada bus listrik yang beroperasi menjadi 500 unit,” ucapnya.

Ia menambahkan, upaya ini merupakan peta jalan besar Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan target elektrifikasi armada yang ambisius. Target tahun 2027, 50 persen dari total armada berbasis listrik. Adapun target pada tahun 2030, 100 persen atau hingga 10.047 elektrifikasi seluruh armada (Net Zero Emission).

“Transjakarta mengajak seluruh masyarakat untuk terus menggunakan transportasi publik sebagai pilihan utama mobilitas sehari-hari. Kota maju dimulai dari sistem transportasi yang baik dan masyarakat yang aktif memanfaatkannya,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Transjakarta 1Q ist

Transjakarta Modifikasi Layanan Rute 1Q dan Rute 8E

Selasa, 21 April 2026 798

Transjakarta doc rute

Transjakarta Modifikasi Rute 6D Stasiun Tebet-Bundaran Senayan

Selasa, 14 April 2026 1238

115545 20260418145045

Transjakarta Raih Penghargaan WOW Brand 2026

Senin, 20 April 2026 1346

BERITA POPULER
750 Warga Terima Bantuan Sosial di Terminal Bus Kampung Rambutan

Pekerja dan Pedagang di Terminal Kampung Rambutan Dibantu Sembako

Rabu, 17 Juni 2026 6992

Gub upacara hut 499 jakarta rezap

Menuju Usia Lima Abad, Pramono Minta Masyarakat Jaga Optimisme untuk Jakarta

Senin, 22 Juni 2026 518

600 Substrat Karang Dilepas di Perairan Pulau Pari anita

2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

Selasa, 23 Juni 2026 378

Dirjen Politik dan Pemerintahan Umum Kemendagri Akmal Malik rezap

HUT ke-499 Jakarta, Kemendagri Apresiasi Stabilitas Ekonomi dan Harmoni Sosial

Senin, 22 Juni 2026 483

Gubernur pramono haul habaib otoy

Beri Penghormatan Tokoh Betawi, Pemprov DKI Gelar Haul Akbar Ulama dan Habaib di Monas

Jumat, 19 Juni 2026 736

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks