Minggu, 19 April 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Andry 154
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Barat menggelar aksi kerja bakti massal menyasar saluran penghubung (Phb) Jembatan Lima di Jalan Kh Mas Mansyur, Jembatan Lima, Tambora.
Kegiatan yang meliputi pengurasan dan pembersihan sampah tersebut melibatkan 210 personel gabungan.
"Mari sama-sama, ini butuh semuanya bekerja sama,"
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainah mengatakan, kegiatan kerja bakti ini merupakan agenda rutin yang digelar setiap pekan di seluruh wilayah. Selain mengantisipasi banjir, kegiatan ini juga dalam rwngka pembersihan kawasan.
"Kegiatan ini kita mulai sejak pekan lalu secara rutin dan terpadu. Kerja bakti ini sekaligus melihat tingkat kesulitan masalah yang ada di wilayah masing-masing," katanya, Minggu (19/4).
Mengenai kondisi di wilayah Kelurahan Jembatan Lima, Iin menyampaikan, kegiatan fokus pada upaya mengatasi banyaknya sendimen lumpur dan sampah di saluran Phb Jembatan Lima. Pemilihan fokus kegiatan itu lantaran aliran air dari kawasan permukiman warga menuju Kali Krukut, terganggu.
Alhasil, dalam kegiatan kerja bakti ini, Iin mengaku jajarannya banyak menemukan sampah dan sendimen lumpur di sepanjang saluran. Diharapkannya, kegiatan kali ini akan membuat aliran di Saluran PHB Jembatan Lima menuju crossing hingga Kali Krukut bisa lebih lancar.
Selain fokus membersihkan saluran, kegiatan kerjabakti juga melakukan pembersihan kawasan. Menurutnya, lokasi yang berdekatan dengan pasar turut menyumbang dampak banyaknya sampah plastik.
Untuk mengurangi volume sampah, itu, Iin mengaku akan berkordinasi dengan pengelola Pasar Jembatan Lima. Diharapkannya, upaya penaganan bersama semua pihak bisa mengatasi dampak banjir dan kebersihan lingkungan.
"Mari sama-sama, ini butuh semuanya bekerja sama untuk kita menuju zero banjir dan genangan di Jakarta Barat. Butuh kolaborasi, butuh keterpaduan semua pihak," tegasnya.
Camat Tambora, Pangestu Aji menjelaskan, kegiatan kerja bakti menyasar sepanjang sekitar 450 meter saluran Phb Jembatan Lima di wilayah RW 01, 02 dan RW 08. Pekerjaan melibatkan 210 personel gabungan dari Suku Dinas SDA, Lingkungan Hidup, Bina Marga, Gulakrmat, Perhubungan, Satpol PP dan PPSU.
Selain itu, kegiatan juga melibatkan dua unit alat berat jenis mini excavator dan spyder excavator serta 11 truk pengangkut lumpur dan sampah. Dikatakan Aji, pembersihan terhadap saluran yang sudah hampir 17 tahun tidak dilakukan pembersihan ini juga melibatkan unsur warga.
Sebelum ini, Aji mengaku pada pekan lalu juga telah mulai aksi serupa. Menurutnya kegiatan ini sebagai bentuk pelayanan pemerintah pada masyarakat dan pasca kegiatan Ia berharap seluruh masyarakat bisa berpartisipasi aktif mengatasi banjir dengan terlibat menjaga kebersihan lingkungan mereka.
"Ke depannya, tolong sama-sama kita jaga Jakarta ini untuk lebih baik lagi dan juga sama-sama kita bangun Jakarta ini untuk kepentingan kita semua," tandasnya.