Integrasi CCTV Dinilai Tepat Perkuat Keamanan Jakarta

Kamis, 16 April 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 507

Cctv ilustrasi

(Foto: Ilustrasi)

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Wibi Andrino mendukung langkah Pemprov DKI yang mengintegrasikan kamera pengawas (CCTV) dari gedung-gedung swasta ke dalam sistem pemantauan pemerintah.

Menurut dia, kebijakan tersebut merupakan langkah tepat untuk memperkuat keamanan Jakarta, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah.

"kolaborasi dengan gedung swasta,"

“Kalau hanya mengandalkan CCTV dari APBD tentu berat. Jadi kolaborasi dengan gedung-gedung swasta itu langkah yang bagus,” ujar Wibi, Kamis (16/4).

Wibi menilai, penetapan Jakarta sebagai kota teraman kedua di kawasan ASEAN merupakan capaian positif. Ia mengapresiasi hasil survei dari lembaga internasional tersebut.

“Yang melakukan survei itu lembaga luar, dan kita ucapkan terima kasih atas survei tersebut. Tugas kita adalah memastikan hasilnya menjadi kenyataan,” katanya.

Ia menegaskan, keamanan dan ketertiban umum merupakan tanggung jawab bersama, tidak hanya DPRD dan Pemprov DKI, tetapi juga aparat penegak hukum.

Dalam hal ini, Wibi menekankan peran Polda Metro Jaya serta pentingnya penguatan komunikasi antarunsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) agar keamanan ibu kota tetap terjaga.

“Komunikasi Forkopimda di DKI Jakarta harus terbangun secara optimal. Itu yang akan memastikan Jakarta benar-benar menjadi kota yang aman,” ucapnya.

Ia juga mengapresiasi langkah Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang dinilai telah membangun komunikasi yang baik dengan Forkopimda.

“Pola komunikasi dengan Forkopimda sudah sangat baik, tinggal kita perkuat dan pastikan hasilnya nyata,” imbuhnya.

Selain integrasi CCTV, Wibi menambahkan bahwa kebijakan membuka taman selama 24 jam juga menjadi upaya menghadirkan ruang publik yang aman dan inklusif.

“Ini membuktikan bahwa Jakarta ingin menjadi kota yang bisa diakses 24 jam secara aman. Itu juga menjadi salah satu faktor meningkatnya indikator keamanan,” tandasnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mewajibkan seluruh gedung berlantai lebih dari empat di Jakarta untuk mengintegrasikan sistem CCTV-nya dengan jaringan pemantauan milik Pemprov DKI.

Kebijakan tersebut diatur melalui peraturan gubernur dan bertujuan memodernisasi sistem pemantauan kota agar lebih cepat dan efektif, mulai dari penanganan kriminalitas hingga manajemen lalu lintas. Ke depan, integrasi ini juga akan diperluas hingga tingkat kelurahan dan fasilitas umum di seluruh wilayah Jakarta.

BERITA TERKAIT
Dewan Dukung Pemprov DKI Pasang CCTV di JPO untuk Cegah Pencurian

DPRD Dukung Pemprov Pasang CCTV di JPO

Selasa, 29 April 2025 1284

Sejumlah pengunjung TMR berada di kawasan kandang burung pelikan

Uji Coba Buka Malam Hari, TMR Tambah CCTV

Jumat, 10 Oktober 2025 1273

Pram-Rano Luncurkan 100 CCTV Keamanan Warga

Pramono-Rano Luncurkan 100 CCTV Keamanan Warga

Rabu, 28 Mei 2025 1991

BERITA POPULER
Wagub jalan amblas lenteng otoy

Rano Apresiasi Penanganan Jalan Amblas di Lenteng Agung

Selasa, 02 Juni 2026 4664

Sampah laut Jakarta bilal

Pramono Minta Sampah di Muara Angke Rutin Dibersihkan

Minggu, 07 Juni 2026 1185

Proyek pekerjaan padatkarya jati2

Pemprov DKI Buka 2.843 Lowongan Kerja Padat Karya

Jumat, 05 Juni 2026 1516

Pramono pilah sampah rasuna said bilal

Lomba Pilah Sampah Sektor Horeka, Pemprov DKI Siapkan Insentif Pajak

Minggu, 07 Juni 2026 707

Pmi jaksel bantuan kebakaran kemayoran tiyo

PMI Jaksel Ikut Bantu Penyintas Kebakaran di Kebon Kosong

Kamis, 04 Juni 2026 1283

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks