Inflasi DKI Jakarta Selama Ramadan dan Idulfitri Terkendali

Kamis, 02 April 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 1210

Bundaran hi dok

(Foto: Doc)

Inflasi DKI Jakarta pada Maret 2026 tercatat sebesar 0,51 persen (month to month/mtm), atau melandai dibandingkan Februari yang mencapai 0,63 persen (mtm). Meski demikian, angka tersebut sedikit lebih tinggi dari inflasi nasional sebesar 0,41 persen (mtm).

Kenaikan harga terutama dipicu meningkatnya permintaan musiman selama Ramadan dan Idulfitri. Namun, berbagai kebijakan pengendalian harga yang dilakukan pemerintah pusat dan daerah mampu menahan laju inflasi.

"Kenaikan harga terutama dipicu meningkatnya permintaan musiman,"

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia DKI Jakarta, Iwan Setiawan mengatakan, secara tahunan inflasi Jakarta pada Maret 2026 tercatat 3,37 persen (year on year/yoy). Angka ini lebih rendah dibandingkan Februari yang mencapai 4,91 persen (yoy) maupun inflasi nasional sebesar 3,48 persen (yoy).

“Penurunan inflasi tahunan antara lain dipengaruhi berkurangnya faktor base effect dari diskon tarif listrik pada awal 2025 yang kini semakin terbatas,” ujar Iwan, Kamis (2/4).

Kelompok makanan, minuman, dan tembakau masih menjadi penyumbang utama inflasi dengan kenaikan 1,46 persen (mtm), meski melandai dari bulan sebelumnya sebesar 2,23 persen (mtm). Kenaikan harga terutama terjadi pada daging ayam ras, beras, dan cabai merah akibat tingginya permintaan serta terbatasnya distribusi selama Idulfitri.

Selain itu, kelompok pakaian dan alas kaki mengalami inflasi sebesar 1,15 persen (mtm), naik dari 0,30 persen (mtm) pada Februari. Peningkatan ini didorong oleh naiknya harga celana jeans dan celana pendek pria menjelang hari raya.

Di sisi lain, kelompok transportasi mencatat inflasi 0,41 persen (mtm) setelah sebelumnya mengalami deflasi 0,35 persen (mtm). Kenaikan ini dipicu penyesuaian harga BBM non-subsidi per 1 Maret 2026 serta meningkatnya tarif angkutan antarkota seiring tingginya mobilitas masyarakat.

Meski demikian, tekanan harga di sektor transportasi tertahan oleh berbagai insentif, seperti diskon tiket pesawat, kereta api, dan tarif tol selama periode mudik.

Sementara itu, kelompok perawatan pribadi dan jasa lainnya mencatat inflasi 0,56 persen (mtm), turun signifikan dari 2,72 persen (mtm) pada bulan sebelumnya. Kenaikan terutama terjadi pada produk seperti parfum, sampo, dan perawatan wajah. Adapun harga emas perhiasan mengalami kenaikan terbatas seiring tren harga global yang melemah.

Selama Ramadan dan Idulfitri, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) DKI Jakarta memperkuat berbagai upaya stabilisasi harga, antara lain melalui pasar murah, program pangan bersubsidi, peningkatan pasokan dari urban farming, serta kerja sama BUMD pangan dengan produsen.

Kelancaran distribusi juga dijaga melalui operasional truk pangan keliling dan fasilitasi distribusi dari Bank Indonesia untuk memperluas jangkauan pasar murah. Selain itu, koordinasi rutin TPID serta komunikasi publik melalui berbagai kanal dilakukan untuk menjaga ekspektasi inflasi.

Ke depan, strategi pengendalian inflasi melalui pendekatan ketersediaan pasokan, keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, dan komunikasi efektif akan terus diperkuat. Langkah ini penting untuk mengantisipasi berbagai risiko global, seperti konflik geopolitik di Timur Tengah, fragmentasi perdagangan, volatilitas harga komoditas, dan tekanan nilai tukar.

Risiko domestik juga perlu diwaspadai, termasuk potensi fenomena El Nino kuat yang diperkirakan terjadi pada Mei hingga November 2026 dan berpotensi menyebabkan kekeringan panjang, khususnya di wilayah selatan Indonesia.

“Dengan sinergi yang terus diperkuat dalam TPID DKI Jakarta, inflasi diharapkan tetap terkendali dalam kisaran target 2,5±1 persen sepanjang 2026,” tandas Iwan.

BERITA TERKAIT
Stok Pangan Jakarta Aman otoy

Maret 2026, Inflasi Jakarta Tercatat 0,51 Persen

Rabu, 01 April 2026 852

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy2

BPS DKI Catat Inflasi Jakarta 0,63 Persen

Senin, 02 Maret 2026 998

High level meeting hlm rezap

Inflasi Jakarta Ditarget Lebih Rendah dari Pusat di 2026

Jumat, 06 Februari 2026 2105

BERITA POPULER
80790596

TPHP Cengkareng Dirancang Jadi Destinasi Wisata

Kamis, 17 September 2026 3154

Pendataan pengadaan tanah MRT kwitang fakhri

Pendataan Awal Pengadaan Tanah MRT Thamrin-Kwitang Dimulai

Sabtu, 19 September 2026 1844

Pemadaman lampu hemat energi dok

Pemprov DKI Ajak Warga Hemat Energi Lewat Aksi 60 Menit Hari Ini

Sabtu, 19 September 2026 707

Kebakaran j65 jelambar jakbar budi

17 Unit Pemadam Tangani Kebakaran di Permukiman Padat Jelambar

Senin, 14 September 2026 1359

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Sudinhub Jakbar Rekayasa Lalin Kolong Fly Over Pesing

Senin, 14 September 2026 1215

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks