Rabu, 01 April 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 78
(Foto: Doc)
Sebanyak 225 pendatang baru tercatat masuk ke wilayah Jakarta Selatan saat arus balik Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Jumlah ini diketahui berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
"Menjadi bagian dari masyarakat yang tertib"
Kepala Suku Dinas Dukcapil Jakarta Selatan, Salimin mengatakan, data tersebut merupakan hasil penarikan dari dashboard profil kependudukan tingkat Rukun Warga (RW) dan Rukun Tetangga (RT) di DKI Jakarta yang dikembangkan Dinas Dukcapil.
"Dashboard profil tersebut bernama Dariku Untukmu X Produk RW yang dikembangkan untuk memantau data kependudukan berbasis kewilayahan. Ini membantu pengurus RW memantau jumlah warga berdasarkan Data Kependudukan Bersih (DKB) Kementerian Dalam Negeri RI," ujarnya, Rabu (1/4).
Salimin menjelaskan, DKB merupakan data resmi yang telah melalui proses konsolidasi dan validasi secara nasional. Data ini dapat dijadikan rujukan utama dalam perencanaan pembangunan, pelayanan publik hingga perumusan kebijakan strategis Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Ia merinci, dari total 225 pendatang baru terdata, sebanyak 99 orang merupakan laki-laki dan 126 perempuan. Berdasarkan tingkat pendidikan, sebanyak 29,33 persen pendatang memiliki pendidikan di atas sekolah menengah atas (SMA), sedangkan 70,67 persen lainnya berpendidikan SMA ke bawah.
Sementara itu, dari segi pekerjaan, sekitar 61,33 persen pendatang masuk kategori berpenghasilan rendah, sedangkan 38,67 persen lainnya tidak termasuk kategori tersebut.
"Mayoritas pendatang berasal dari wilayah penyangga Jakarta, yaitu Depok, Bogor, dan Tangerang Selatan," bebernya.
Untuk wilayah tujuan, lanjut Salimin, pendatang paling banyak berdomisili di Kecamatan Jagakarsa, Pesanggrahan, Kecamatan dan Pasar Minggu.
"Berdasarkan jenis pekerjaan, mayoritas pendatang baru berprofesi sebagai pelajar atau mahasiswa serta karyawan swasta," ungkapnya.
Salimin mengimbau seluruh pendatang baru yang datang ke wilayah Jakarta Selatan agar segera mengurus administrasi kependudukan sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kami berharap para pendatang dapat menjadi bagian dari masyarakat yang tertib, aktif, dan berkontribusi positif dalam kehidupan sosial di lingkungan masing-masing," tandasnya.