Pramono akan Benahi Sistem Aduan JAKI

Selasa, 31 Maret 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Andry 966

Binamarga zebracross ist4

(Foto: Istimewa)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memberikan tanggapannya terkait inisiatif masyarakat yang melakukan pengecatan jalan untuk difungsikan sebagai zebra cross di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan.

"Kami akan sempurnakan,"

Ia mengapresiasi kreativitas warga tersebut, sekaligus menyampaikan permintaan maaf Pemprov DKI kepada masyarakat.

"Kami minta maaf untuk itu. Dan saya sampaikan kreativitas warga saya ucapkan terima kasih dan respect," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/3).

Pramono pun berjanji akan melakukan penyempurnaan sistem aduan melalui aplikasi JAKI. Ia menyebut terdapat beberapa laporan masyarakat yang telah disampaikan berulang kali. Karena itu, Pemprov DKI akan menindaklanjuti laporan-laporan tersebut.

"Tadi kebetulan kami rapat tentang JAKI. Jadi di rapat JAKI itu memang ada beberapa laporan yang sudah berulang kali belum ditindaklanjuti, maka kami akan sempurnakan untuk itu," ujarnya.

Meski mengapresiasi kreativitas dan kepedulian warga terhadap keselamatan pengguna jalan, Pramono menegaskan perlunya penataan ulang zebra cross yang memenuhi standar teknis keselamatan yang berlaku baik secara nasional maupun internasional.

"Kemarin menurut saya ini kan kreativitas yang positif, sehingga dengan demikian yang sekarang terjadi di lapangan kami sempurnakan lagi, kami kembalikan kepada aturan yang memang sudah diatur untuk zebra cross," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah menyelesaikan penataan dua fasilitas penyeberangan di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan. Sebanyak lima titik penyeberangan di koridor Pancoran menuju Tebet menjadi fokus pekerjaan ini.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo mengatakan, hingga hari ini pengerjaan marka penyeberangan telah diselesaikan di dua lokasi, yakni di depan Universitas Sahid dan di seberang Sekolah Kinderfield arah Tebet. 

Pengerjaan dilakukan sesuai standar teknis keselamatan dengan tetap mempertimbangkan kondisi eksisting di lapangan. Menurutnya, belum tersedianya fasilitas penyeberangan di beberapa titik sebelumnya merupakan dampak dari kegiatan pemeliharaan jalan serta peningkatan trotoar pada akhir 2025 yang menyebabkan marka lama tertutup lapisan aspal. 

BERITA TERKAIT
Zebra cross tebet

Dinas Bina Marga Rampung Rapikan Dua Zebra Cross di Tebet

Selasa, 31 Maret 2026 716

Binamarga zebracross ist

Apresiasi Inisiatif Warga, Dinas Bina Marga DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo

Senin, 30 Maret 2026 1093

P3k dki jakarta

Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

Minggu, 29 Maret 2026 1841

BERITA POPULER
Gubernur pramono MUI rezap

Pemprov DKI Bakal Tindak Tegas Aksi Pelecehan Agama

Selasa, 11 Agustus 2026 13237

Munjirin Pimpin Panen Sayur sekolah nur

Panen Serentak di Jaktim Hasilkan 2 Ton

Jumat, 14 Agustus 2026 8879

IMG 20260817 WA0044

Dubes Belanda Lihat Kemeriahan Peringatan HUT ke-81 RI di Malaka Jaya

Senin, 17 Agustus 2026 1131

Pemilik bangunan ubah saluran ist

Pemkot Jaksel Tegur Pemilik Bangunan Langgar Aturan

Jumat, 14 Agustus 2026 2169

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset dan Optimalisasi Anggaran 2026

Komisi D Minta Pemprov DKI Perkuat Pengamanan Aset

Jumat, 14 Agustus 2026 1951

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks