Pramono akan Benahi Sistem Aduan JAKI

Selasa, 31 Maret 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Andry 1089

Binamarga zebracross ist4

(Foto: Istimewa)

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung memberikan tanggapannya terkait inisiatif masyarakat yang melakukan pengecatan jalan untuk difungsikan sebagai zebra cross di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan.

"Kami akan sempurnakan,"

Ia mengapresiasi kreativitas warga tersebut, sekaligus menyampaikan permintaan maaf Pemprov DKI kepada masyarakat.

"Kami minta maaf untuk itu. Dan saya sampaikan kreativitas warga saya ucapkan terima kasih dan respect," kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (31/3).

Pramono pun berjanji akan melakukan penyempurnaan sistem aduan melalui aplikasi JAKI. Ia menyebut terdapat beberapa laporan masyarakat yang telah disampaikan berulang kali. Karena itu, Pemprov DKI akan menindaklanjuti laporan-laporan tersebut.

"Tadi kebetulan kami rapat tentang JAKI. Jadi di rapat JAKI itu memang ada beberapa laporan yang sudah berulang kali belum ditindaklanjuti, maka kami akan sempurnakan untuk itu," ujarnya.

Meski mengapresiasi kreativitas dan kepedulian warga terhadap keselamatan pengguna jalan, Pramono menegaskan perlunya penataan ulang zebra cross yang memenuhi standar teknis keselamatan yang berlaku baik secara nasional maupun internasional.

"Kemarin menurut saya ini kan kreativitas yang positif, sehingga dengan demikian yang sekarang terjadi di lapangan kami sempurnakan lagi, kami kembalikan kepada aturan yang memang sudah diatur untuk zebra cross," jelasnya.

Sebelumnya diberitakan, Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah menyelesaikan penataan dua fasilitas penyeberangan di Jalan Soepomo, Tebet, Jakarta Selatan. Sebanyak lima titik penyeberangan di koridor Pancoran menuju Tebet menjadi fokus pekerjaan ini.

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo mengatakan, hingga hari ini pengerjaan marka penyeberangan telah diselesaikan di dua lokasi, yakni di depan Universitas Sahid dan di seberang Sekolah Kinderfield arah Tebet. 

Pengerjaan dilakukan sesuai standar teknis keselamatan dengan tetap mempertimbangkan kondisi eksisting di lapangan. Menurutnya, belum tersedianya fasilitas penyeberangan di beberapa titik sebelumnya merupakan dampak dari kegiatan pemeliharaan jalan serta peningkatan trotoar pada akhir 2025 yang menyebabkan marka lama tertutup lapisan aspal. 

BERITA TERKAIT
Zebra cross tebet

Dinas Bina Marga Rampung Rapikan Dua Zebra Cross di Tebet

Selasa, 31 Maret 2026 825

Binamarga zebracross ist

Apresiasi Inisiatif Warga, Dinas Bina Marga DKI Siap Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo

Senin, 30 Maret 2026 1206

P3k dki jakarta

Pramono Upayakan Tak Ada Pemberhentian Kerja PPPK

Minggu, 29 Maret 2026 2028

BERITA POPULER
Mikrotrans reza edit

Transjakarta Tegaskan Larangan Mengamen di Mikrotrans dan Halte

Jumat, 02 Oktober 2026 3253

Distribusi Benih Ikan Air Tawar anita

4.100 Benih Ikan Didistribusikan di Lima Pulau Permukiman

Jumat, 02 Oktober 2026 2877

Klinik ilegal ditutup jakpus folmer

Sudin Kesehatan Jakpus Sidak Dua Klinik Kecantikan Diduga Ilegal

Selasa, 06 Oktober 2026 1228

Syafrin walkot jaksel

Syafrin Minta Pengurus RT/RW Terus Jadi Mitra Strategis Pemerintah

Kamis, 01 Oktober 2026 1625

Mediasi pondok pinang tiyo

Camat Kebayoran Lama Pimpin Mediasi Persoalan Warga Pondok Pinang

Rabu, 07 Oktober 2026 600

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks