Senin, 30 Maret 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 193
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 200 Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara mengikuti kegiatan Cek Kesehatan Gratis (CKG) usai libur Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah di Gedung Balai Yos Sudarso, Kantor Wali Kota setempat.
"Deteksi dini"
Sekretaris Kota Jakarta Utara, Iyan Sopian Hadi mengapresiasi tingginya partisipasi ASN dan PJLP dalam kegiatan tersebut. Sebab, program CKG menjadi langkah konkret dalam membangun budaya hidup sehat di kalangan pegawai.
"Antusiasme peserta terlihat tinggi sejak pagi hari. Melalui deteksi dini, kita dapat mencegah risiko penyakit yang lebih serius sehingga kinerja dan pelayanan kepada masyarakat tetap optimal," ujarnya, Senin (30/3).
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Murniasih Hutapea menjelaskan, berbagai layanan pemeriksaan disediakan secara lengkap, di antaranya pengecekan tekanan darah, tinggi badan, lingkar perut, kadar gula darah, kolesterol, asam urat, pemeriksaan mata, telinga, hidung, tenggorokan (THT), serta kesehatan gigi.
"Kegiatan ini merupakan program rutin dengan target peserta sekitar 200 orang. Jadwal berikutnya telah disiapkan hingga Juli mendatang agar semakin banyak pegawai dapat memanfaatkan layanan ini," terangnya.
Ia menambahkan, kegiatan yang melibatkan tim kesehatan dari Pusat Pelayanan Kesehatan Pegawai (PPKP) ini didukung sekitar 25 tenaga kesehatan beserta pendamping.
"Program ini diharapkan menjadi bagian dari upaya pemerintah dalam memperkuat layanan kesehatan preventif melalui deteksi dini kondisi kesehatan pegawai," ungkapnya.
Sementara itu, salah satu pegawai di Pemkot Jakut, Dessy Fitri Pratiwi (37), mengaku terkesan dengan kelengkapan layanan yang diberikan.
Peserta CKG mengikuti alur pemeriksaan mulai dari pengisian daftar hadir, pengambilan nomor antrean, hingga skrining mandiri melalui pemindaian kode batang sebelum berkonsultasi dengan dokter.
"Pemeriksaannya sangat lengkap, mulai dari tahap awal hingga konsultasi dengan dokter umum," tandasnya.