Senin, 30 Maret 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 180
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Wali Kota Jakarta Selatan, Muhammad Anwar meminta jajarannya untuk lrbih meningkatkan kinerja usai libur Lebaran. Terutama, untuk memberikan layanan terbaik kepada masyarakat.
"Memberikan pelayanan terbaik"
Anwar mengatakan, Ramadan fan Hari Raya Idulfitri menjadi momentum yang sangat baik untuk memperbaiki diri serta meningkatkan kinerja aparatur.
"Nilai-nilai Ramadan seperti disiplin, kejujuran, kesabaran, dan kepedulian sosial harus terus dijaga dan diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya, saat acara halal bihalal di halaman Kantor Wali Kota Jakarta Selatan, Senin (30/3).
Anwar menjelaskan, tantangan ke depan semakin kompleks. Untuk itu, ia mengingatkan seluruh jajaran untuk bijak dalam menggunakan media sosial serta menghindari pelanggaran yang dapat merugikan citra pelayanan publik.
"Hati-hati, teknologi saat ini semakin canggih, terutama bagi rekan-rekan yang berada di garis terdepan pelayanan, seperti di kelurahan dan kecamatan. Hal ini sangat penting," terangnya.
Ia meminta para Kepala Bagian (Kabag) Pemerintahan Pemerintah Kota (Pemkot) untuk memperhatikan dan memahami berbagai peraturan yang berlaku, termasuk produk Peraturan Gubernur (Pergub) yang baru.
"Aparatur yang berhubungan langsung dengan masyarakat diminta mampu memahami serta menyosialisasikan aturan itu dengan baik," ungkapnya.
Anwar menegaskan, Aparatur Sipil Negara (ASN) memiliki tanggung jawab besar dalam memberikan pelayanan yang cepat, transparan, akuntabel, dan berkualitas.
"Mari kita perkuat komitmen dalam membangun pemerintahan yang bersih dan melayani," ajaknya.
Anwar juga mendorong peningkatan kinerja, semangat kebersamaan, serta kolaborasi antarinstansi agar pelayanan kepada masyarakat semakin optimal dan solutif.
Menurutnya, salah satu tantangan yang perlu mendapat perhatian serius saat ini adalah penanganan bencana, khususnya di wilayah rawan genangan dan banjir.
"Ini merupakan skala prioritas Pak Gubernur, meliputi penanganan banjir, kemacetan, kesehatan, dan pendidikan. Termasuk berbagai keluhan di sektor pendidikan agar segera diantisipasi, jangan sampai viral di media sosial baru ditangani," tandasnya.