Jumat, 27 Maret 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 92
(Foto: Anita Karyati)
Posko Kesehatan di Terminal Tanjung Priok, Jakarta Utara yang diinisiasi Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara berkolaborasi dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) telah melayani sebanyak 222 orang selama periode arus mudik dan balik Lebaran 1447 Hijriah.
"Menyiagakan satu unit ambulans"
Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Utara, Murniasi Hutapea mengatakan, sejak posko dibuka pada Jumat (13/3) hingga Kamis (26/3), sudah diberikan layanan kepada 222 orang yang terdiri dari pengemudi dan pengguna jasa bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP).
"Pemeriksaan kesehatan yang dilakukan meliputi pengecekan tekanan darah, gula darah, kolesterol, tes kadar alkohol, serta tes Narkoba," ujarnya, Jumat (27/3).
Ia merinci, sebanyak 172 pengemudi telah menjalani pemeriksaan kesehatan. Dari jumlah tersebut, 132 orang dinyatakan dapat melaksanakan tugas mengemudi, sementara 54 lainnya tidak laik untuk melakukan perjalanan.
"Kami juga menangani 36 pemudik yang mengalami gangguan kesehatan ringan. Keluhan yang paling banyak dirasakan pasien adalah batuk, flu, migrain, hingga pegal-pegal akibat kelelahan selama perjalanan," terangnya.
Murniasi menambahkan, apabila ditemukan pasien dengan kondisi serius, pihaknya akan segera merujuk ke RSUD Tanjung Priok. Namun, hingga saat ini belum ditemukan kasus penyakit berat.
Dalam pelaksanaannya, Posko Kesehatan ini melibatkan sekitar 10 personel gabungan dari Suku Dinas Kesehatan, BNN, serta perwakilan puskesmas kecamatan yang bertugas secara bergantian.
"Kami juga menyiagakan satu unit ambulans di terminal untuk mendukung layanan kegawatdaruratan," ungkapnya.
Ia berharap, keberadaan posko kesehatan ini dapat membantu memastikan kondisi kesehatan para pengemudi dan pemudik tetap prima sehingga perjalanan berlangsung aman dan lancar. Posko yang dibuka sejak H-8 Lebaran tersebut direncanakan akan terus melayani masyarakat hingga H+8 Lebaran.
"Keselamatan perjalanan adalah prioritas utama. Kami mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan ini sebelum melanjutkan perjalanan," ajaknya.
Salah seorang pengguna jasa bus AKAP, Abdul Aziz (47) mengapresiasi keberadaan Posko Kesehatan tersebut. Ia memanfaatkan layanan pemeriksaan setelah kembali dari kampung halamannya di Purwokerto.
"Hasil pemeriksaan saya normal, hanya kelelahan selama perjalanan. Posko ini sangat membantu karena kami bisa langsung memeriksa kesehatan setelah sampai," ucapnya.
Sementara itu, pengemudi bus Pandawa, Muhammad Khairul (34) mengaku telah menjalani pemeriksaan kesehatan dan tes urine dengan hasil yang baik.
Ia menginginkan agar fasilitas pemeriksaan kesehatan ini terus ditingkatkan untuk mendukung keselamatan pengemudi dan penumpang selama perjalanan.
"Alhamdulillah hasilnya normal, saya bisa melanjutkan perjalanan membawa penumpang dengan lebih tenang," tandasnya.