Minggu, 22 Maret 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 99
(Foto: Anita Karyati)
Taman Pemakaman Umum (TPU) Semper di Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, dipadati penziarah pada H+1 Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah. Sejak pagi, masyarakat berdatangan untuk berziarah ke makam keluarga, kerabat, dan sanak saudara.
"Sudah menjadi tradisi"
Kepala Satuan Pelaksana TPU Semper, Sukino mengatakan, lonjakan jumlah penziarah sudah terlihat sejak hari pertama Lebaran. Namun, jumlah pengunjung pada hari kedua meningkat signifikan.
"Sejak Lebaran pertama sudah ramai, tetapi tidak seramai hari ini. Tadi pukul 08.00, para penziarah sudah terlihat memadati area TPU," ujarnya, Minggu (22/3).
Ia memperkirakan jumlah penziarah yang datang mencapai belasan ribu orang secara bergantian sepanjang hari. Untuk mengantisipasi kepadatan, telah disiapkan kantong parkir di depan kantor pengelola.
Selain itu, petugas juga diterjunkan secara bergantian untuk memastikan kenyamanan dan keamanan para penziarah selama berada di area TPU.
"Biasanya, penziarah memang ramai saat menjelang Ramadan atau munggahan, serta pada momen Lebaran seperti ini," terangnya.
Sementara itu, salah seorang warga Tugu Selatan, Andry (43) mengaku datang untuk berziarah ke makam ibunya yang telah meninggal dunia satu tahun lalu.
"Kami datang ke makam, membersihkan area sekitar, menabur bunga, menyiram air, dan bersama-sama membaca doa. Sudah menjadi tradisi bagi kami saat Lebaran untuk juga mengingat semua, meskipun sudah wafat," ungkapnya.
Meningkatnya jumlah penziarah turut membawa berkah bagi para penjual bunga tabur. Salah seorang pedagang di kawasan TPU Semper, Yuyun (56) menuturkan, pada hari biasa bunga tabur dijual Rp 15 ribu. Namun, saat ini bisa mencapai Rp 30 ribu sampai Rp 50 ribu.
"Untuk bunga hias, dari Rp 20 ribu menjadi Rp 60 ribu. Ada kenaikan seiring meningkatnya permintaan," bebernya.
Ia menambahkan, lonjakan pembeli biasanya terjadi pada pagi dan sore hari saat penziarah memadati TPU. Kondisi ini berdampak pada peningkatan omzet penjualannya dibandingkan hari biasa.
"Alhamdulillah, dengan ramainya penziarah seperti sekarang ini, penjualan saya ikut meningkat. Semoga kondisi ini terus membawa berkah bagi kami para pedagang kecil," tandasnya.