Jumat, 13 Maret 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 187
(Foto: Budhi Firmansyah Surapati)
Sebanyak 1.000 peserta ditargetkan akan berpartisipasi pada hari terakhir aksi donor darah (dondar) Ramadan, Jumat (13/3) di Kantor Wali Kota Administrasi Jakarta Barat.
Kegiatan yang diadakan PMI Jakarta Barat ini, telah dilaksanakan sejak Senin (9/3) lalu. Selama empat hari pelaksanaan, tercatat 4.031 peserta telah berpartisipasi.
"Targetnya bisa menghimpun 5.000 kantong darah. "
Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) PMI Jakarta Barat, Yadih HD menjelaskan, kegiatan ini dalam rangka menjaga ketersediaan stok darah selama Ramadan dan masa libur Idulfitri 1447 H.
"Targetnya bisa menghimpun 5.000 kantong darah. Hari ini yang terakhir," katanya, Jumat (13/3).
Yadih memaparkan, pada hari pertama kegiatan, Senin (9/3), yang dihadiri Ketua Umum PMI Jusuf Kalla dan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tercatat ada 889 orang berpartisipasi mendaftar. Dari jumlah itu, 200 di antaranya ditolak lantaran alasan medis tidak memenuhi syarat.
Pada hari kedua pelaksanaan, Selasa (10/3), tercatat dari 928 orang yang mendaftar, sebanyak 266 ditolak dan hanya 662 dapat mendonorkan darahnya.
Selanjutnya pada hari ketiga, Rabu (11/3), tercatat ada 829 orang berhasil mendonorkan darahnya dari sebanyak 1.082 yang mendaftar. Sebanyak 253 ditolak lantaran kondisinya tidak memenuhi persyaratan medis.
Sedangkan pada hari keempat pelaksanaan, Kamis (12/3) kemarin, tercatat sebanyak 1.132 orang berpartisipasi mendaftar untuk mendonorkan darahnya. Namun, hanya 893 yang diterima untuk melakukan donor darah dan sisanya 239 ditolak.
"Total pendonor yang ditolak 958 dan 3.073 diterima. Kami berharap hari terkahir ini lebih maksimal dan bisa mencapai target kegiatan," tandasnya.