Selasa, 10 Maret 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 221
(Foto: Fakhrizal Fakhri)
Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi DKI Jakarta, Uus Kuswanto menghadiri kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Nuzulul Qur'an Tahun 1447 H/2026 M di Masjid Fatahillah, Balai Kota DKI Jakarta, Selasa (10/3).
Kegiatan tersebut diikuti oleh para pejabat dan aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI. Dalam kesempatan itu, Uus mengajak seluruh ASN memanfaatkan momentum Ramadan untuk memperkuat nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari.
"Kita tetap perlu meluangkan waktu untuk beribadah,"
Menurut Uus, peringatan Nuzulul Qur'an menjadi momentum penting bagi umat Islam untuk meningkatkan keimanan serta memperbanyak amal ibadah selama bulan suci Ramadan.
“Bulan suci Ramadan merupakan bulan yang selalu dinantikan oleh umat Islam. Karena itu, sangat disayangkan jika kesempatan yang penuh berkah ini tidak kita isi dengan amalan dan kegiatan yang membawa kebaikan bagi kehidupan kita,” ujar Uus.
Ia juga menyampaikan salam dari Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung yang berhalangan hadir karena harus menghadiri agenda lain pada waktu yang bersamaan.
Uus berharap, kegiatan peringatan Nuzulul Qur'an yang mengusung tema ’Membumikan Nilai-Nilai Nuzulul Quran’ dapat menjadi pengingat bagi para ASN untuk menjadikan Al-Qur'an sebagai pedoman dalam menjalankan tugas maupun dalam kehidupan sehari-hari.
Ia menambahkan, berbagai kegiatan keagamaan yang diselenggarakan di Masjid Fatahillah Balai Kota juga menjadi sarana bagi pegawai Pemprov DKI untuk menyeimbangkan aktivitas pekerjaan dengan ibadah.
“Di tengah kesibukan menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai aparatur pemerintah, kita tetap perlu meluangkan waktu untuk beribadah dan mendekatkan diri kepada Allah SWT,” katanya.
Uus juga mengapresiasi panitia yang telah menyelenggarakan kegiatan peringatan Nuzulul Qur'an di lingkungan Pemprov DKI Jakarta. Ia berharap, kegiatan tersebut dapat memberikan manfaat dan menjadi bekal bagi para ASN, baik dalam menjalankan tugas pemerintahan maupun dalam kehidupan bermasyarakat.
“Semoga melalui kegiatan ini kita dapat mengambil hikmah dan ilmu yang bermanfaat, sehingga dapat menjadi bekal bagi kita dalam menjalankan kehidupan sehari-hari, baik dalam bertugas maupun dalam kehidupan bermasyarakat,” tandasnya.
Pada kegiatan tersebut, tausiah disampaikan oleh KH Manarul Hidayat yang mengajak para ASN untuk mengaktualisasikan nilai-nilai Al-Qur'an dalam kehidupan sehari-hari, termasuk dalam menjalankan tugas sebagai abdi negara.
Dalam ceramahnya, ia menjelaskan bahwa Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia. Ia juga memaparkan perbedaan antara peristiwa Nuzulul Qur'an dan Lailatul Qadr.
Menurutnya, Nuzulul Qur'an merupakan peristiwa turunnya wahyu pertama kepada Nabi Muhammad SAW pada 17 Ramadan melalui Malaikat Jibril di Gua Hira. Sementara Lailatul Qadr merupakan malam ketika Alquran diturunkan dari Lauh Mahfuz ke langit dunia.
"Al-Qur'an diturunkan sebagai petunjuk bagi manusia dalam menjalani kehidupan,” katanya.
Ia menambahkan, tujuan utama manusia diciptakan oleh Allah SWT adalah untuk beribadah. Ibadah tidak hanya terbatas pada salat, puasa, zakat, dan haji, tetapi juga mencakup aktivitas sehari-hari yang dilakukan dengan niat baik.
“Bekerja juga merupakan ibadah jika diniatkan dengan benar. ASN yang bekerja melayani masyarakat juga termasuk menjalankan ibadah,” ucapnya.
Di akhir ceramahnya, KH Manarul Hidayat mengajak para ASN memanfaatkan momentum Ramadan dengan memperbanyak ibadah, membaca Alquran, serta meningkatkan kualitas akhlak.
"Ramadan menjadi kesempatan bagi kita untuk kembali kepada kesucian dan meningkatkan kualitas diri,” tandasnya