Baznas (Bazis) Jaksel Targetkan Perbaikan 180 Rumah Mustahik

Selasa, 10 Maret 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 183

Bedah rumah jaksel tiyo

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Baznas (Bazis) Jakarta Selatan menargetkan pembangunan 180 unit rumah melalui program Bedah Rumah pada tahun ini. Program tersebut ditujukan untuk membantu mustahik agar memiliki hunian yang sehat dan layak.

"Membangun rumah sehat"

Koordinator Baznas (Bazis) Jakarta Selatan, Ahmad Kahpi mengatakan, pembangunan rumah dilakukan sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang tinggal di rumah tidak layak huni, sekaligus untuk meningkatkan kualitas kesehatan penghuninya.

"Jika rumahnya tidak sehat, penghuninya akan lebih mudah terserang penyakit. Untuk itu, kami membangun rumah sehat untuk mencegah penyakit seperti Tuberkulosis (TBC), stunting, dan penyakit lainnya. Rumah yang kami bangun sudah memenuhi standar rumah sehat, dilengkapi fasilitas mandi, cuci, dan kakus yang layak serta sarana air bersih," ujarnya, Selasa (10/3).

Kahpi menjelaskan, dalam pelaksanaannya Baznas Bazis Jakarta Selatan membangun rumah dengan luas maksimal 30 meter persegi dengan anggaran sekitar Rp 55 juta per unit.

Namun demikian, pihaknya tetap menyesuaikan kondisi di lapangan karena rata-rata rumah warga memiliki luas lebih dari 30 meter persegi.

"Apabila luas bangunan melebihi standar, kami biasanya akan merapikan bagian depan rumah sehingga sisa lahannya dapat dimanfaatkan sebagai halaman atau bahkan tempat usaha bagi pemilik rumah," terangnya.

Menurutnya, pengajuan program Bedah Rumah harus dilakukan melalui kelurahan setempat dan tidak dapat diajukan langsung ke Baznas (Bazis). Hal ini dilakukan agar proses verifikasi administrasi dapat berjalan dengan baik.

"Pengajuan harus melalui kelurahan karena kami perlu melakukan pengecekan berkas. Target 180 rumah itu merupakan jumlah maksimal dan rumah yang dibangun harus berstatus jelas, sudah menjadi hak milik, serta tidak memiliki permasalahan hukum," ungkapnya.

Ia menambahkan, apabila rumah yang diajukan belum memiliki status kepemilikan yang jelas, maka harus disertai surat rekomendasi dari pihak kelurahan. Surat tersebut menyatakan bahwa rumah tersebut aman untuk dibangun dan tidak dalam kondisi sengketa.

Program Bedah Rumah, lanjut Kahpi, tidak hanya menyasar satu rumah tidak layak huni di suatu wilayah. Dalam kondisi tertentu, Baznas (Bazis) juga melakukan pembangunan dalam skala kawasan, termasuk membantu warga yang terdampak bencana seperti kebakaran.

"Ada juga program Bedah Kawasan, biasanya kami menangani lebih dari lima rumah sekaligus. Contohnya di wilayah Pela Mampang beberapa waktu lalu, ada 16 rumah yang kami kerjakan bersama pihak lainnya," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Program bedah rumah satpol pp otoy

Program Bedah Rumah Swadaya Satpol PP Diapresiasi

Kamis, 19 Februari 2026 473

 Bupati Kepulauan Seribu Leta Batu Pertama Rumah Beda Warga

Pembangunan Bedah Rumah Warga Pulau Pramuka Dimulai

Kamis, 17 Juli 2025 1379

Rumah Warga Utan Panjang di Utan Panjang Rampung Dibedah

Bedah Rumah di Utan Panjang Rampung

Kamis, 27 Maret 2025 767

BERITA POPULER
IMG 20260309 WA0093

Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

Senin, 09 Maret 2026 2606

Pelabuhan muara angke rezap

Pemprov DKI Buka Mudik Gratis ke Kepulauan Seribu

Kamis, 05 Maret 2026 2183

Transjakarta low entry blokm

Transjakarta Rute Blok M–Bandara Soetta Bakal Dilayani Metrotrans Low Entry

Kamis, 05 Maret 2026 2094

Francine gang hijau malaka nur ist

Legislator Apresiasi Gang Hijau di Malaka Jaya

Kamis, 05 Maret 2026 1937

IMG 20260309 131649

Pemprov DKI dan BPOM Intensifkan Pengawasan Keamanan Pangan

Senin, 09 Maret 2026 924

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks