Pohon Tumbang dan Sempal di Jaktim Tuntas Dievakuasi

Senin, 09 Maret 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 755

IMG 20260309 WA0012

(Foto: Nurito)

Sebanyak tiga pohon tumbang dan sempal yang terjadi di Jakarta Timur berhasil dievakuasi segera oleh petugas gabungan agar tidak menganggu aktivitas warga.

"Tidak ada korban jiwa maupun luka"

Kepala Seksi Jalur Hijau dan Pemakaman Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) Jakarta Timur, Made Widhi Adnyana Surya Pratita mengatakan, penanganan dilakukan oleh personel Pasukan Hijau dibantu petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU).

"Dalam peristiwa yang pohon tumbang dan sempal yang terjadi kemarin tidak ada korban jiwa maupun luka," ujarnya, Senin (9/3).

Ia merinci, dua pohon yang sempal masing-masing berjenis petai cina dengan diameter sekitar 35 sentimeter di Jalan Dahlia Rusun Perumnas Klender Blok 36, Kelurahan Malaka Jaya, Kecamatan Duren Sawit. Kemudian, pohon pace berdiameter sekitar 35 sentimeter di lokasi yang sama.

Sementara itu, pohon tumbang berjenis kapuk dengan diameter sekitar 90 sentimeter terjadi di Jalan Inspeksi Kanal Banjir Timur (KBT), RT 08/11, Kelurahan Pondok Kopi. Pohon menimpa atap bangunan rumah milik Nasrullah (40).

"Untuk proses evakuasi kami mengerahkan 12 personel Pasukan Hijau yang bahu-membahu bersama petugas PPSU," terangnya.

Made menjelaskan, pemilik bangunan yang atapnya tertimpa pohon dapat mengajukan klaim ganti rugi kepada Dinas Tamhut DKI Jakarta. 

"Pengajuan klaim dapat dilakukan apabila pohon tersebut berada di area publik dan berada dalam pengawasan atau pemeliharaan Dinas atau Suku Dinas Tamhut," ungkapnya.

Menurutnya, terdapat sejumlah persyaratan administrasi yang harus dipenuhi, seperti surat keterangan dari kepolisian, surat keterangan dari Sudin Tamhut, surat kuasa (jika diwakilkan), foto kejadian, kuitansi biaya kerusakan, fotokopi identitas seperti KTP, STNK atau BPKB, serta dokumen pendukung lainnya.

Seluruh dokumen tersebut kemudian dibawa ke kantor Sudin Tamhut untuk dibuatkan surat keterangan kejadian. Setelah berkas lengkap, dokumen akan diajukan ke Dinas Tamhut DKI Jakarta untuk diterbitkan surat rekomendasi kepala dinas yang ditujukan kepada pihak rekanan asuransi.

"Biasanya pencairan ganti rugi memerlukan waktu sekitar 14 hari kerja setelah dokumen diterima pihak rekanan asuransi dengan catatan seluruh berkas telah lengkap," bebernya.

Sementara itu, Lurah Pondok Kopi, Sandy Adamsyah menuturkan, sebanyak lima petugas PPSU dikerahkan untuk membantu proses evakuasi pohon tumbang yang menimpa rumah warga.

"Saat kejadian, pemilik rumah sedang pulang kampung ke Madura, hanya ada orang tuanya dan asisten rumah tangga Alhamdulillah, semuanya selamat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
IMG 20260220 WA0069

Pohon Tumbang dan Sempal di Jaktim Rampung Dievakuasi

Jumat, 20 Februari 2026 899

IMG 20260209 071806

Pohon Tumbang di Cakung Barat Berhasil Dievakuasi

Senin, 09 Februari 2026 560

Pohon tumbang berhasil evakuasi

Pohon Tumbang di Jaktim Berhasil Dievakuasi

Rabu, 04 Februari 2026 831

BERITA POPULER
TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 1626

Water mist rasuna said tiyo

Sudin LH Jaksel Semprot Water Mist di Dua Ruas Jalan

Jumat, 04 September 2026 866

CKG Terintegrasi Tracing TB jaksel otoy

Warga Kebayoran Lama Selatan Diberi Layanan CKG

Selasa, 01 September 2026 1391

2.200 Lansia Ikuti Peringatan Hari Lanjut Usia Nasional di Jaktim

Lansia di Jaktim Dimotivasi Terapkan Pola Hidup Sehat dan Produktif

Kamis, 03 September 2026 888

Kapal cepat dishub ist2 1

Komisi B Ingin Transportasi Kepulauan Seribu Lebih Nyaman dan Terjangkau

Minggu, 30 Agustus 2026 1259

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks