Selasa, 03 Maret 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 195
(Foto: Nurito)
Sebanyak 50 kader Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Jakarta Timur mengikuti kegiatan wisata religi ke sejumlah destinasi bersejarah.
"Mengenalkannya kepada masyarakat luas"
Kepala Suku Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Jakarta Timur, Yayang Setiawan mengatakan, kegiatan ini bertujuan memperkenalkan sekaligus memperkuat promosi destinasi wisata religi di Jakarta Timur.
Menurutnya, mereka diajak mengunjungi Masjid Tjia Khang Hoo di Kelurahan Pekayon, Masjid At-Tien, Museum Bayt Al-Qur’an dan Museum Istiqlal (BQMI) di kawasan TMII, serta Masjid Jami Assalafiyah Pangeran Jayakarta.
"Melalui kegiatan ini, kami berharap para peserta dapat mengenal lebih dekat destinasi wisata religi di Jakarta Timur dan selanjutnya ikut mengenalkannya kepada masyarakat luas," ujarnya, Selasa (3/3).
Ia menambahkan, wisata religi ini tidak hanya menjadi ajang kunjungan, tetapi juga sarana edukasi sejarah dan budaya.
"Setiap lokasi yang dikunjungi memiliki nilai historis dan arsitektur yang khas, sehingga dapat memperkaya wawasan kader PKK dan DWP," terangnya.
Ketua TP PKK Jakarta Timur, Essie Feransie Munjirin mengapresiasi inisiatif Suku Dinas Parekraf Jakarta Timur yang telah memfasilitasi kegiatan tersebut karena wisata religi ini menjadi bagian dari pembelajaran bagi kader TP PKK maupun DWP.
"Kegiatan ini sangat bermanfaat karena menambah pengetahuan kami tentang sejarah dan latar belakang masing-masing lokasi yang dikunjungi," ungkapnya.
Ia menilai, setiap destinasi memiliki cerita dan nilai sejarah yang kuat, terutama Masjid Jami Assalafiyah Pangeran Jayakarta yang dikenal memiliki sejarah panjang. Hal itu membuat para peserta antusias dan merasa mendapatkan pengalaman berharga.
"Melalui kegiatan ini kami juga berharap potensi wisata religi di Jakarta Timur semakin dikenal dan diminati masyarakat, sekaligus memperkuat peran kader PKK dan DWP sebagai agen informasi di lingkungan masing-masing," tandasnya.