Senin, 02 Maret 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 199
(Foto: Anita Karyati)
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (Sudin KPKP) Jakarta Utara mengadakan vaksinasi rabies gratis di Kantor Sekretariat RW 02 dan RW 03, Kelurahan Sunter Jaya, Kecamatan Tanjung Priok. Hasilnya, sebanyak 46 ekor hewan penular rabies (HPR) berhasil divaksin.
"Vaksinasi rabies ini gratis"
Kepala Sudin KPKP Jakarta Utara, Novy C. Palit mengatakan, kegiatan ini merupakan hari pertama pelaksanaan di wilayah Sunter Jaya dari rencana berlangsung hingga 5 Maret mendatang di sejumlah RW yang telah ditetapkan.
"Pelaksanaan vaksinasi melibatkan dua tenaga kesehatan hewan dan dua petugas pendamping. Hari ini berhasil divaksin 34 ekor kucing dan 12 ekor anjing," ujarnya, Senin (2/3).
Novy menjelaskan, vaksinasi ini menyasar HPR seperti kucing, anjing, musang, dan kera dengan persyaratan berusia minimal empat bulan, dalam kondisi sehat, tidak sedang hamil atau menyusui, serta pemilik memiliki KTP dan berdomisili di DKI Jakarta.
"Vaksinasi rabies ini gratis dengan persyaratan yang mudah," terangnya.
Ia berharap, melalui program vaksinasi rabies gratis ini dapat mencegah penyebaran rabies serta meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya kesehatan hewan peliharaan. Program ini akan terus dilaksanakan secara bertahap di Jakarta Utara.
"Ayo bagi masyarakat yang ingin mengikuti vaksinasi dapat memantau informasi lokasi dan jadwal melalui akun Instagram resmi Sudin KPKP Jakarta Utara," ajaknya.
Sementara itu, salah seorang warga RT 15/02, Kelurahan Sunter Jaya, Tika (28) mengaku terbantu dengan adanya layanan vaksinasi gratis tersebut.
"Saya membawa empat ekor kucing peliharaan. Semoga kegiatan bisa rutin diadakn karena sangat membantu," ungkapnya.
Hal senada disampaikan warga RT 11/03, Kelurahan Sunter Jaya, Surya Mitra (52). Ia mengapresiasi pelayanan petugas yang cepat dan ramah dalam pelaksanan vaksinasi HPR tersebut.
"Saya datang ke sini untuk vaksin rabies tiga ekor anjing. Kami tidak perlu membawa hewan peliharaan ke klinik sehingga lebih hemat ongkos dan biaya," tandasnya.