Selasa, 24 Februari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 227
(Foto: Nurito)
Sebanyak 28 tim mengikuti Festival Bedug Tingkat Kota Jakarta Timur yang digelar di Gedung Pusat Pelatihan Seni Budaya Kisam Dji’un.
"Bukan sekadar lomba"
Wakil Wali Kota Jakarta Timur, Kusmanto mengatakan, Festival Bedug tahun ini diikuti 28 peserta yang berasal dari pelajar maupun masyarakat umum. Kegiatan ini menjadi bentuk perhatian pemerintah dalam memberikan ruang kegiatan positif bagi remaja dan pelajar selama bulan Ramadan.
"Festival Bedug ini bukan sekadar lomba, tetapi juga menjadi bagian dari syiar Islam sebagai pengingat waktu salat dan berbuka puasa," ujarnya, Selasa (24/2).
Ia menambahkan, Jakarta Timur optimistis dapat kembali menjadi yang terbaik pada Festival Bedug Tingkat Provinsi DKI Jakarta Tahun 2026. Hal ini didasarkan pada penampilan peserta yang dinilai cukup baik pada festival tingkat kota tahun ini.
"Pada tahun 2024 dan 2025, Jakarta Timur berhasil meraih Juara 1 di tingkat provinsi. Kami yakin tahun ini,l prestasi terbaik bisa kembali diraih," terangnya.
Kepala Suku Dinas Kebudayaan Jakarta Timur, Berkah Shadaya menjelaskan, kompetisi menghadirkan tim juri profesional yang berasal dari unsur Kementerian Agama, lembaga Islam, praktisi seni, serta koreografer musik.
"Sebanyak 28 peserta berasal dari masyarakat umum, pelajar, dan sanggar seni yang ada di Jakarta Timur," bebernya.
Ia menuturkan, para pemenang akan memperoleh trofi, piagam penghargaan, serta uang pembinaan. Juara Harapan 2 diberikan Rp 6,5 juta; dan Juara Harapan 1 Rp7,5 juta.
"Untuk Juara 3 berhak atas uang pembinaan sebesar Rp 8,5 juta, Juara 2 Rp 10 juta, dan Juara 1 mencapai Rp 12,5 juta. Mereka juga berhak mewakili Jakarta Timur di Festival Bedug Tingkat Provinsi yang dijadwalkan berlangsung pada 7 Maret mendatang," papanya.
Sementara tiu, salah seorang peserta dari Sanggar Seni Nurul Hidayah, Alwan (31) mengaku sempat merasa grogi saat awal tampil. Namun, setelah beberapa saat, dirinya mampu menyesuaikan diri dan menguasai panggung.
"Tim kami sudah menjalani latihan intensif selama tiga minggu terakhir sebagai persiapan menghadapi festival tahun ini. Semoga bisa menjadi yang terbaik hingga di tingkat provinsi," tandasnya.