Imlek 2577 Kongzili, Matakin Gaungkan Pesan Keadilan dan Kepedulian

Minggu, 22 Februari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1122

IMG 20260222 WA0040

(Foto: Istimewa)

Perayaan Hari Raya Keagamaan Khonghucu Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili tingkat nasional digelar di Hotel Grand Sahid Jaya, Minggu (22/2).

Mengusung tema ‘Bila Ada Keadilan, Tiada Persoalan Kemiskinan’, perayaan ini dihadiri Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono, Ketua MPR RI Ahmad Muzani, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Ketua Dewan Kehormatan Matakin Jimly Asshiddiqie, Menteri PPPA Arifatul Choiri Fauzi, Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Irene Umar, Ketua Umum Perhimpunan Indonesia Tionghoa Teddy Sugianto, serta para tokoh agama dan pimpinan lembaga negara.

"menuju masa depan yang lebih harmonis dan sejahtera,"

Ketua Umum Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (Matakin), Budi Santoso Tanuwibowo mengatakan, Imlek memiliki makna yang mendalam dan multi-dimensi.

Ia menegaskan, Imlek bukan sekadar perayaan budaya, melainkan bagian dari identitas bangsa. Tahun ini, umat Khonghucu memasuki tahun 2577 Kongzili, yang menjadi salah satu dari lima sistem penanggalan yang hidup di Indonesia, berdampingan dengan Masehi, Hijriah, Saka, dan Jawa.

“Momentum ini menjadi ajakan untuk meninggalkan hal-hal buruk dan memulai lembaran baru dengan pikiran jernih,” ujarnya.

Mengangkat tema keadilan, Budi menekankan bahwa keadilan adalah fondasi utama dalam kehidupan berbangsa. Ia menyinggung bahwa kata adil termaktub dua kali dalam Pancasila, yakni pada sila kedua dan kelima.

Menurutnya, apabila keadilan ditegakkan, maka persoalan kemiskinan, perpecahan, hingga ketimpangan sosial dapat diminimalisasi dan digantikan oleh keharmonisan.

“Dan mustahil keadilan hanya dibebankan kepada pemerintah tanpa partisipasi aktif masyarakat,” ucapnya.

Ia menambahkan, makna Imlek lainnya adalah penguatan bakti kepada Tuhan dan orang tua, serta kepedulian sosial. Dalam rangkaian perayaan Imlek tahun ini, Matakin telah menggelar bakti sosial dan mengajak para undangan untuk berkontribusi membantu korban bencana di Sumatera Utara, Sumatera Barat, dan Aceh.

Penyaluran bantuan direncanakan bekerja sama dengan Perhimpunan Indonesia Tionghoa (INTI).

Dia menambahkan, semangat gotong royong dan solidaritas sosial menjadi kunci agar Indonesia tetap kokoh menghadapi berbagai tantangan.

“Saya berharap nilai-nilai keadilan, bakti, dan kepedulian yang terkandung dalam Imlek dapat terus menjadi energi moral bagi bangsa menuju masa depan yang lebih harmonis dan sejahtera,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Wagub rano vihara klenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin otoy

Wagub DKI Tinjau Perayaan Imlek di Klenteng Bio Hok Tek Tjeng Sin

Selasa, 17 Februari 2026 1125

Dinas ppapp festival imlek gery ist2

Lansia Ramaikan Festival Imlek Jakarta 2026 di Bundaran HI

Selasa, 17 Februari 2026 1350

Festival imlek rezap

Festival Imlek Jakarta Jadi Kebanggaan dan Penggerak Ekonomi Warga

Senin, 16 Februari 2026 1217

BERITA POPULER
Gub pramono Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu rezap

Perkuat Penanganan Kanker, Pram Resmikan Gedung Aura Oncology Center RSUD Pasar Minggu

Jumat, 30 Oktober 2026 6537

Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5638

IMG 20261031 WA0044

Ancol Berdzikir dan Bershalawat Perkuat Nilai Spiritual Menuju Kota Global

Sabtu, 31 Oktober 2026 1663

PJLP dki dok

Pramono Pastikan Rapelan Gaji PJLP DKI Mulai Dicairkan Bertahap

Jumat, 30 Oktober 2026 1484

Road to lerata run anita

Road to Larata Run 2026 Padukan Olahraga dan Transportasi Publik

Sabtu, 31 Oktober 2026 1076

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks