Tembok Roboh di RPTRA Bhineka Dilakukan Penanganan Darurat

Jumat, 20 Februari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 877

Tembok jeb pertukangan utara

(Foto: Tiyo Surya Sakti)

Puluhan personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penanganan sementara tembok roboh dan jebol di area RPTRA Bhineka, Jalan Swadarma Raya, Kelurahan Petukangan Utara, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

"Menggunakan karung pasir"

Lurah Petukangan Utara, Ahmad Hasan Husaini mengatakan, hujan deras menyebabkan air Kali Uangan meluap hingga tembok RPTRA tidak mampu menahan debit air.

"Debit air cukup tinggi dan arusnya deras. Tembok yang berbatasan dengan tanggul akhirnya tidak mampu menahan tekanan air dan roboh sekitar pukul 05.00," ujarnya, Jumat (20/2).

Hasan menjelaskan, tembok yang roboh saat ini tengah ditangani oleh personel gabungan yang terdiri dari petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU), Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA), serta karyawan PT Paragon yang berada di sekitar lokasi.

Menurutnya, langkah awal yang dilakukan adalah membuat tanggul sementara menggunakan karung berisi pasir guna mencegah air meluap ke akses jalan maupun permukiman warga.

"Kami membuat tanggul sementara menggunakan karung pasir agar genangan tidak meluas ke jalan dan rumah warga," terangnya.

Sementara itu, Koordinator Lapangan SDA Kecamatan Pesanggrahan, Halim menambahkan, penyangga menggunakan kayu dolken juga dibuat untuk memperkuat area tembok yang roboh.

"Ada sekitar 40 personel gabungan yang bekerja bersama melakukan penanganan sementara. Kami berharap pekerjaan ini dapat selesai hari ini,” ujarnya.

Halim menuturkan, tembok yang roboh memiliki panjang kurang lebih 20 meter dan berdiri di atas lahan milik Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut) DKI Jakarta. 

"Penanganan lanjutan nantinya akan dikoordinasikan dengan instansi terkait," bebernya.

Ia menambahkan, mengingat hujan masih terus mengguyur Jakarta dan tinggi muka air Kali Uangan belum stabil, penanganan sementara menjadi prioritas utama untuk mencegah dampak yang lebih luas.

"Kami imbau warga untuk tetap berhati-hati dan waspada dalam kondisi cuaca hujan deras. Hindari beraktivitas di dekat sungai atau kali," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Tembok roboh jaksel

Penanganan Tembok Roboh di Kalibata Capai 80 Persen

Kamis, 19 Februari 2026 954

Pasukan Biru Kecamatan Pademangan Bantu Tangani Genangan di Jalan Lodan Raya

Genangan Akibat Tanggul Jebol di Jalan Lodan Raya Cepat Ditangani

Selasa, 07 Oktober 2025 1309

Pasukan Biru menangani Tembok Kios Jebol Pemicu Kali Baru Meluap

Pasukan Biru Gercep Tangani Tembok Kios Jebol Pemicu Kali Baru Meluap

Sabtu, 30 Agustus 2025 858

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29874

Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 14013

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 2414

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1693

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 1969

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks