Rabu, 18 Februari 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Andry 179
(Foto: Istimewa)
Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DKI Jakarta berencana melakukan penertiban trotoar di 18 lokasi yang tersebar di lima wilayah kota dalam waktu dekat.
Penertiban itu sebagai upaya mengantisipasi okupasi lahan trotoar dari pedagang yang memanfaatkan momentum bulan suci Ramadan hingga mengganggu ketertiban umum.
Penertiban sudah kita mulai sejak sekarang. Termasuk parkir liar juga
Kepala Satpol PP DKI Jakarta, Satriadi Gunawan mengaku, pihaknya telah menerima arahan dari Wakil Gubernur DKI, Rano Karno untuk mengantisipasi okupasi trotoar selama Ramadan. Tak hanya itu, jajarannya juga diminta tetap tegas menjaga ketertiban dengan mengedepankan pendekatan humanis.
"Sesuai arahan Pak Wagub, bahwa momentum Ramadan ini kan juga bisa bermanfaat buat masyarakat. Nah, memang nanti bicaranya bahwa untuk trotoar yang pedagang takjil-takjil itu kita akan tata," ujarnya, Rabu (18/2).
Menurut Satriadi, upaya penertiban ini bukan berarti melarang pelaku UMKM memanfaatkan momentum Ramadan. Upaya dari jajarannya lebih ditujukan untuk mengatur mereka agar tidak menggangu fungsi trotoar
Satriadi mengakui, kegiatan tertib trotoar kali ini hanya ditujukan pada saat momentum Ramadan. Meski hanya berlangsung sekitar satu bulan, bila tidak ditata dengan baik, maka bisa mengganggu kenyamanan pengguna trotoar hingga memcu kemacetan
Karena itu, Satriadi mengaku penertiban tidak hanya menyasar pelaku UMKM di area trotoar. Petugas di lapangan juga akan menyasar para UMKM yang berjualan di badan jalan.
"Penertiban sudah kita mulai sejak sekarang. Termasuk parkir liar juga," tandasnya.