Rabu, 18 Februari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 307
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Petugas gabungan bergerak cepat menangani tembok rumah yang roboh di Jalan Samali Ujung I, RT 13 dan RT 11/04, Kelurahan Pejaten Barat, Kecamatan Pasar Minggu, Jakarta Selatan.
"Penanganan sementara"
Lurah Pejaten Barat, Yudi Setia Prawira mengatakan, peristiwa robohnya tembok terjadi pada Selasa (17/2) sekitar pukul 18.30 WIB. Tembok tersebut roboh diduga akibat struktur tanah yang labil.
"Setelah mendapatkan informasi, kami langsung mengerahkan petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) serta berkoordinasi dengan unsur terkait untuk melakukan penanganan sementara," ujarnya, Rabu (18/2).
Yudi menjelaskan, reruntuhan tembok tersebut juga menyebabkan aliran Saluran Penghubung (Phb) Astagina tertutup serta berdampak pada tiga rumah warga. Penanganan cepat dilakukan oleh 20 personel gabungan dari unsur Pasukan Oranye, BPBD, dan Gulkarmat, serta dibantu warga setempat.
"Penanganan sementara sudah dilakukan. Selanjutnya, pengurus lingkungan dan warga pemilik bangunan yang terdampak akan melakukan mediasi terkait penyelesaian permasalahan tersebut," terangnya.
Sementara itu, Komandan Pleton BPBD Wilayah Jakarta Selatan, Muhammad Nur menambahkan, tembok milik salah satu warga sepanjang sembilan meter dengan tinggi lima meter yang roboh telah ditangani sementara dengan penutupan menggunakan terpal. Langkah ini dilakukan agar reruntuhan tidak semakin menutup saluran.
Menurutnya, untuk penanganan lanjutan terkait puing yang menutup saluran air, pihak kelurahan telah berkoordinasi guna melakukan pembersihan lebih lanjut. Hal ini mengingat kondisi cuaca yang masih belum stabil dan dikhawatirkan debit air meningkat saat hujan turun.
"Tidak ada korban jiwa maupun pengungsi dalam kejadian ini. Warga sekitar diimbau untuk tetap berhati-hati, terutama saat hujan mengguyur wilayah," tandasnya.