Rabu, 11 Februari 2026 Reporter: Budhi Firmansyah Surapati Editor: Budhy Tristanto 259
(Foto: Nugroho Sejati)
"Kita akan atur, bukan kita larang." Hal ini ditegaskan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, soal rencana pemprov membenahi kawasan Jalan Pancoran, Glodok, Taman Sari, Jakarta Barat.
Dijelaskan Rano, pihaknya tidak melarang aktivitas pedagang memanfaatkan pedestrian jalan, namun akan melakukan pengaturan agar aktivitas mereka tidak menggangu pejalan kaki dan memicu kemacetan lalulintas di kawasan sekitar.
"Penataan kawasan Jalan Pancoran, Glodok, butuh penanganan khusus,"
Secara kultur, kata Rano, kawasan Glodok memiliki karakteristik yang sangat spesifik. Pola kehidupan yang berlaku saat ini pun menurutnya telah dilakoni sejak lama.
"Karena kondisi yang agak berbeda, penataan kawasan Jalan Pancoran, Glodok, butuh penanganan khusus," ucap Rano, Rabu (11/2).
Rano meyakini masyarakat dan komunitas di Jalan Pancoran, Glodok, siap bekerjasama mendukung upaya Pemprov DKI Jakarta melakukan penataan agar kawasan tersebut lebih teratur.
Menurutnya, hal itu lantaran rencana pengaturan yang dilakukan Pemprov bertujuan agar kawasan lebih rapi, sehingga menarik minat wisatawan untuk berkunjung.
Banyaknya kunjungan wisatawan, menurut Rano, akan berdampak terhadap perekonomian para pedagang yang beraktivitas di sana. Sebaliknya, bila kawasan tersebut semrawut akan menyebabkan wisatawan enggan berkunjung.
"Nilai jualnya atau perdagangan juga menjadi terhambat. Intinya, saya sangat yakin masyarakat Jakarta akan siap bekerjasama untuk hal itu," tandasnya.