Minggu, 08 Februari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: 271
(Foto: Fakhrizal Fakhri)
Wali Kota Jakarta Barat, Iin Mutmainnah memimpin apel Jaga Jakarta Bersih di Gapura Apartemen Vittoria Residence, Kelurahan Rawa Buaya, Kecamatan Cengkareng, Minggu (8/2) pagi.
Apel diikuti unsur TNI, Polri, Satpol PP, Petugas PPSU, Sudin Lingkungan Hidup, Sudin Sumber Daya Air (SDA), Sudin Bina Marga, Sudin Gulkarmat, Sudin Perhubungan, Sudin Kesehatan, PMI, hingga BUMD. Kegiatan tersebut merupakan bagian dari kerja bakti serentak yang dilaksanakan di lima wilayah kota dan kabupaten di DKI Jakarta.
"Kerja bakti ini menjadi wujud sinergi dan gotong royong,"
Dalam sambutannya, Iin menjelaskan, kerja bakti ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto kepada seluruh kepala daerah dalam Rapat Koordinasi Nasional Pemerintah Pusat dan Daerah pada 2 Februari 2026. Fokus utama kegiatan adalah pencegahan banjir dan genangan, seiring masih tingginya potensi hujan hingga Februari.
“Kerja bakti ini bertujuan mengoptimalkan saluran pembuangan air menuju drainase makro dan sungai, terutama di titik-titik rawan genangan,” ujar Iin.
Ia mengungkapkan, banjir dan genangan yang terjadi beberapa waktu lalu meninggalkan volume sampah yang cukup besar. Dalam waktu 48 jam, Pemkot Jakarta Barat mengerahkan hampir 30 armada truk untuk mengangkut sampah di wilayah Cengkareng, khususnya Rawa Buaya.
“Kondisi ini menunjukkan pentingnya kerja bakti rutin. Pastikan tidak ada sampah, sedimen, maupun rumput yang menghambat aliran air,” tegasnya.
Kerja bakti dilaksanakan serentak di delapan kecamatan di Jakarta Barat, dengan lokasi apel antara lain di Kebon Jeruk, Cengkareng, Kalideres, Grogol Petamburan, Tambora, Taman Sari, Palmerah, dan Kembangan. Seluruh pejabat kota, camat, dan lurah turun langsung memimpin kegiatan di wilayah masing-masing.
Selain pembersihan saluran dan pengangkutan sampah, kegiatan juga meliputi pengerukan lumpur, pemangkasan pohon, penataan taman dan trotoar, pembersihan badan air, serta perbaikan ringan jalan yang terdampak banjir.
Iin juga menekankan pentingnya sterilisasi trotoar dari parkir liar, papan iklan ilegal, dan spanduk yang mengganggu keindahan kota.
Lebih lanjut, Iin meminta dukungan Dishub, Satpol PP, TNI, dan Polri untuk mencegah kemacetan saat hujan deras akibat ketidaktertiban pengguna kendaraan.
“Kerja bakti ini menjadi wujud sinergi dan gotong royong. Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kita libatkan masyarakat, RT, RW, tokoh masyarakat, hingga pelaku usaha,” katanya.
Menutup arahannya, Iin berharap, program Jaga Jakarta Bersih dapat berjalan efektif dan berkelanjutan demi menciptakan lingkungan yang bersih, indah, dan bebas genangan.
“Mari kita laksanakan kerja bakti ini dengan penuh tanggung jawab dan kebersamaan,” tandasnya.