Penataan Jakarta Harus Fungsional dan Ramah Lingkungan

Jumat, 06 Februari 2026 Reporter: Fakhrizal Fakhri Editor: Erikyanri Maulana 678

IMG 20260206 WA0111

(Foto: Andri Widiyanto)

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike menekankan pentingnya penataan kota yang menyeluruh dan berkelanjutan di tengah keterbatasan lahan serta kebijakan efisiensi anggaran.

Hal tersebut disampaikan Yuke sebagai respons atas komitmen Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung dalam menindaklanjuti arahan Presiden Prabowo Subianto melalui Gerakan Indonesia Asri (Aman, Sehat, Resik, Indah) untuk mempercantik wajah ibu kota.

"Kita ingin Jakarta setara dengan kota-kota besar lainnya,"

Menurut Yuke, Jakarta harus terus dibenahi agar mampu sejajar dengan kota-kota besar lainnya dunia, terlebih menjelang peringatan 500 tahun Jakarta dalam dua tahun ke depan.

“Kita ingin Jakarta menjadi kota yang setara dengan kota-kota besar di luar negeri. Sebagai global city, tentu penataan harus dilakukan secara maksimal dan menyeluruh agar Jakarta semakin cantik,” ujar Yuke, Jumat (6/2).

Ia menjelaskan, upaya mempercantik kota melalui program beautifikasi dan pembangunan taman harus dibarengi dengan penataan tata ruang yang matang. Menurutnya, keindahan kota tidak cukup hanya dinilai dari aspek visual, tetapi juga harus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“Dalam penataan taman dan penanaman pohon, misalnya, tidak hanya dipilih yang menarik secara estetika, tetapi juga yang mudah dirawat dan hemat air. Ini bagian dari kreativitas untuk menemukan konsep beautifikasi yang tepat sekaligus ramah lingkungan,” jelasnya.

Yuke juga mengingatkan pentingnya pemanfaatan teknologi berwawasan lingkungan, seperti penggunaan lampu bertenaga surya atau solar cell, untuk mendukung wajah kota yang modern dan berkelanjutan.

Yuke berharap, penataan kota tidak hanya indah, tetapi juga efisien dan bermanfaat dalam jangka panjang.

“Hal-hal seperti ini perlu diperhatikan, jangan hanya fokus pada keindahan semata, tetapi juga nilai kemanfaatannya,” tandas Yuke.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan komitmen penuh Pemprov DKI dalam menindaklanjuti Gerakan Indonesia Asri sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto.

Sejumlah langkah konkret akan dilakukan, mulai dari pembersihan sampah, penertiban kabel semrawut, program gentengisasi, hingga penertiban atribut politik di sarana publik seperti flyover yang dinilai mengganggu lalu lintas dan estetika kota.

Selain itu, Pramono juga menegaskan akan memperketat pengawasan fungsi trotoar agar tidak beralih menjadi area pedagang kaki lima (PKL). Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan hak pejalan kaki tetap terlindungi sekaligus menjaga kerapian kota sebagai bagian dari transformasi Jakarta menuju kota global yang lebih tertata.

BERITA TERKAIT
Trotoar Saharjo jati

Pramono Siap Tindak Lanjuti Arahan Presiden Percantik Jakarta

Selasa, 03 Februari 2026 1171

Tiang Monorel Dibongkar Dalam Waktu Dekat

Pembongkaran Tiang Monorel Upaya Tingkatkan Penataan Kawasan

Jumat, 09 Januari 2026 1047

Tiang-tiang monorel yang terbengkalai di HR Rasuna Said

Pemprov DKI Utamakan Penataan Kota Berkelanjutan

Minggu, 11 Januari 2026 1183

BERITA POPULER
MRT Jam operasional jati

Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

Rabu, 24 Juni 2026 3377

Satpol pp dki jakarta 1

190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

Jumat, 26 Juni 2026 834

HUT 499 1 jati

Meriah! Padi Reborn Guncang Bundaran HI di Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta

Sabtu, 27 Juni 2026 560

Parkir jakarta 2

Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

Kamis, 25 Juni 2026 908

HUT 499 2 jati

Menuju 5 Abad Jakarta, Pramono-Rano Paparkan Capaian Pembangunan Infrastruktur

Sabtu, 27 Juni 2026 499

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks