Pameran Kemaritiman ‘Crimson Gilt’ Hadir di Museum Bahari

Kamis, 05 Februari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 660

IMG 20260205 195255

(Foto: Istimewa)

Dinas Kebudayaan (Disbud) Provinsi DKI Jakarta melalui Unit Pengelola Museum Kebaharian Jakarta menyelenggarakan pameran kolaborasi instalasi seni kontemporer bertajuk ‘Crimson Gilt’ karya seniman asal Belanda, Vincent Ruijters, di Museum Bahari, Jakarta Utara, pada 5 Februari sampai 6 April 2026.

Pameran Crimson Gilt merupakan bagian dari pameran tri-nasional menghubungkan tiga institusi maritim bersejarah, yaitu Hirado Dutch Trading Port (Jepang), Museum Bahari Jakarta (Indonesia), dan Scheepvaartmuseum Amsterdam (Belanda) yang seluruhnya memiliki keterkaitan historis dengan jaringan perdagangan VOC.

"Semoga pameran ini dapat menjadi sumber inspirasi,"

Pameran ini, selain menyambut 5 abad Kota Jakarta, juga memiliki relevansi strategis karena menempatkan Jakarta sebagai simpul penting dalam narasi sejarah maritim dunia, sekaligus sebagai kota yang aktif membangun dialog lintas negara melalui praktik seni dan kebudayaan kontemporer. Instalasi seni yang dipamerkan berupa karya seni site-specific berbentuk kapal.

VOC tanpa tiang, disusun dari ratusan lembar kain transparan dengan pewarnaan simbolik merah (crimson) dan emas (gilt).

Karya ini memungkinkan interaksi langsung pengunjung dengan ruang instalasi sebagai medium refleksi atas sejarah, memori kolektif, dan dampakya terhadap masa kini.

Sekretaris Dinas Kebudayaan DKI Jakarta, Retno Setiowati mengatakan, pameran ini menampilkan karya seni yang mempresentasikan kapal VOC yang berkaitan erat dengan sejarah maritim Indonesia dan disajikan di tiga negara yakni, Jepang pada tahun 2025; kemudian saat ini di Jakarta, Indonesia; dan akan berlanjut di Belanda pada September 2026 mendatang.

Ia menyampaikan, presentasi pameran di Hirado Dutch Trading Post berlangsung dalam konteks peringatan 400 tahun hubungan diplomatik antara Jepang dan Belanda.

Sementara itu di Jakarta, pameran ini diadakan menjelang peringatan 500 tahun kota Jakarta yang menjadi momentum penting untuk membangkitkan Kembali refleksi publik dan institusional terhadap sejarah kolonial kota.

“Pameran ini diselenggarakan di Museum Bahari Jakarta karena perannya sebagai bekas gudang VOC di Batavia, menjadikannya lokasi yang relevan secara historis dan kontekstual untuk membahas warisan maritim serta kolonial,” ungkapnya, Kamis (5/2).

Retno menjelaskan, berangkat dari kedekatan mendalam dengan Belanda, Indonesia, dan Jepang, pameran instalasi seni Crimson Gilt, hadir sebagai kelanjutan dari lintasan artistik transnasional yang menyoroti keterkaitan historis antarnegara.

Diharapkan, pameran Crimson Gilt dapat mendukung penguatan peran Jakarta sebagai Kota Global, khususnya dalam bidang kebudayaan, melalui kerja sama internasional, jejaring institusi maritim dunia, serta penyajian narasi sejarah yang inklusif dan relevan bagi masyarakat global.

“Semoga pameran ini dapat menjadi sumber inspirasi bagi kita semua dalam memaknai sejarah perjalanan bangsa Indonesia, khususnya yang berkaitan dengan kemaritiman, sekaligus semakin memperkuat peran museum sebagai ruang dialog global dan diplomasi budaya antarnegara,” tandasnya.

Sebagai informasi, pembukaan pameran dihadiri oleh perwakilan Kedutaan Besar Kerajaan Belanda, Kedutaan Besar Jepang, Kedutaan Besar negara sahabat, Seniman di Jakarta serta kampus seni (Institut Kesenian Jakarta).

Pameran ini juga akan diisi dengan Public Artist Talk, yang akan disampaikan langsung oleh Vincent Ruijters, untuk mengeksplorasi karya seni yang disajikan secara lebih mendalam. Kegiatan ini diharapkan dapat memperdalam pemahaman pengunjung terhadap gagasan, konteks sejarah, serta narasi yang diangkat dalam instalasi seni ini.

BERITA TERKAIT
DKI & Australia Gelar Pameran Seni Gost Nest: Awekening the Drifting Giants

Pemprov DKI-Kedubes Australia Gelar Pameran Seni di Museum Bahari

Kamis, 20 Maret 2025 1170

Pameran Marine Ships Must Be! Resmi Dibuka

Yuk..Kunjungi Pameran Marine Ships Must Be! di Museum Bahari

Senin, 24 Maret 2025 733

18 Pohon Tabebuya Ditanam di Museum Bahari

18 Pohon Tabebuya Ditanam di Kawasan Museum Bahari

Jumat, 09 Mei 2025 802

BERITA POPULER
Sampah genangan kramatjati nur2

25 Ton Sampah Sisa Genangan di Kramat Jati Berhasil Dibersihkan

Kamis, 26 Maret 2026 1737

Personel Gabungan Bersihkan Sampah Pasca Genangan di Ciracas

Personel Gabungan Kebut Pembersihan Sampah Pascagenangan di Ciracas

Rabu, 25 Maret 2026 1797

4.Rano Ajak 400 Anak Nonton Film Pelangi di Mars

Wagub Nonton Pelangi di Mars Bareng Anak Yatim-Piatu

Jumat, 27 Maret 2026 1110

Ancol libur lebaran rezap

Transaksi Program Mudik ke Jakarta Sudah Tembus Rp 21 Triliun

Rabu, 25 Maret 2026 1253

10 Bus Transjakarta Amari Dioperasikan di Terminal Kalideres

10 Bus Transjakarta Amari Dioperasikan di Terminal Kalideres

Rabu, 25 Maret 2026 1026

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks