Kamis, 05 Februari 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 133
(Foto: Reza Pratama Putra)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung menargetkan Transjabodetabek rute Blok M-Bandara Soetta dapat beroperasi sebelum Lebaran atau Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah.
Pembukaan rute ini untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus memberikan fasilitas transportasi yang layak bagi masyarakat maupun wisatawan mancanegara.
"sebelum menyambut Idulfitri, trayek ini sudah harus dibuka,"
"Saya sudah meminta untuk sebelum menyambut Idulfitri, trayek ini sudah harus dibuka. Jadi mudah-mudahan apakah di minggu keempat bulan Februari ini atau di awal bulan Maret, nanti akan kami buka," ujar Pramono, Kamis (5/2).
Untuk memastikan layanan Transjabodetabek berjalan lancar, Pramono telah memerintahkan jajarannya untuk segera membangun halte-halte baru serta memperbaiki halte yang sudah ada.
"Untuk ke Soekarno-Hatta, karena apa pun ini kan wajahnya Jakarta, wajahnya Indonesia, maka saya sudah memerintahkan halte-haltenya untuk dibangun. Sampai dengan kemudian akan beroperasi secara normal," ucap Pramono.
Dengan pembangunan halte-halte baru, Pramono ingin memastikan wajah Jakarta di mata internasional menjadi lebih baik. Tak hanya itu, Bus Transjabodetabek rute ini direncanakan akan berhenti di tiga terminal utama Bandara Soekarno-Hatta.
Ia menyebut, nantinya akan ada kerja sama antara PT Transportasi Jakarta dengan PT Angkasa Pura Indonesia terkait operasional rute Transjabodetabek ini.
Di awal operasional, Pramono memastikan sebanyak 20 unit armada bus Transjabodetabek disiapkan untuk melayani rute ini. Sementara target jumlah penumpang diperkirakan mencapai 2.000 orang per hari.
"Kalau kemudian respons publiknya besar, tentunya kita tambah. Karena untuk perhitungan awal, minimum penumpang yang akan menggunakan itu kurang lebih 2.000-an per hari," tandas Pramono.
Pemprov DKI, lanjutnya, akan memastikan ketercukupan jumlah armada sehingga waktu tunggu atau jarak keberangkatan antarbus akan menjadi lebih singkat.