Rabu, 04 Februari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 147
(Foto: Tiyo Surya Sakti)
Sebanyak 48 usulan hasil Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Tebet Timur, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan, diteruskan ke tahap selanjutnya.
"Melalui proses penyaringan"
Camat Tebet, Putut Puji Linangkung mengatakan, tidak semua usulan dapat dilanjutkan dalam Musrenbang karena adanya proses penyaringan berdasarkan skala prioritas. Usulan yang dinilai paling mendesak dan penting akan diteruskan ke tingkat berikutnya.
"Perlu dipahami bahwa usulan warga yang diteruskan maupun tidak diteruskan ke tahap selanjutnya telah melalui proses penyaringan oleh unsur terkait, salah satunya melalui survei teknis," ujarnya, Rabu (4/2).
Putut menjelaskan, usulan yang dibahas dalam Musrenbang tidak seluruhnya direalisasikan pada tahun anggaran 2027. Beberapa usulan yang bersifat mendesak dapat dilaksanakan lebih cepat, bahkan pada tahun berjalan.
"Hal ini seperti pemasangan speed bump atau alat pembatas kecepatan di lokasi rawan, seperti di sekitar sekolah dan jalur penyeberangan untuk meningkatkan keamanan warga," ujarnya, Rabu (4/2).
Selain itu, ia juga menyinggung penanganan pohon rawan tumbang oleh Suku Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Tamhut), serta perbaikan jalan dan saluran air oleh Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) dan Bina Marga, khususnya untuk pekerjaan dengan panjang di bawah 100 meter agar dapat segera direalisasikan.
"Belakangan ini intensitas hujan cukup tinggi dan berkelanjutan, sehingga banyak jalan berlubang yang berpotensi menimbulkan kecelakaan. Saya telah meminta jajaran Bina Marga untuk terus mengintensifkan perbaikan jalan tanpa harus menunggu hasil Musrenbang," terangnya.
Putut berharap, selain melalui forum Musrenbang, usulan yang belum dapat diteruskan tetap bisa direalisasikan melalui koordinasi sektoral pada tahun berjalan.
"Semua ini demi pembangunan yang baik dan kenyamanan warga. Mudah-mudahan kegiatan ini menghasilkan poin-poin positif bagi masyarakat," ungkapnya.
Legislator Komisi A DPRD DKI Jakarta, Lazarus Simon Ishak menginginkan, usulan Musrenbang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup kegiatan nonfisik, terutama yang berkaitan dengan pengembangan sumber daya manusia (SDM).
Menurutnya, pelatihan bagi pemuda serta pembukaan peluang usaha yang difasilitasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta merupakan hal penting untuk mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat.
"Hari ini saya membawa data usulan-usulan tersebut sebagai bahan telaah. Usulan yang menjadi prioritas tetapi belum terakomodir dalam Musrenbang akan saya perjuangkan melalui jalur reses," imbuhnya.
Sementara itu, Lurah Tebet Timur, Lukman Haris menjelaskan, Musrenbang bertujuan menjaring aspirasi warga guna mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
Ia memaparkan, dari total 51 usulan yang masuk di Kelurahan Tebet Timur, sebanyak 48 usulan diteruskan ke tahap selanjutnya. Sementara usulan lainnya tidak dilanjutkan, namun masih dapat direalisasikan melalui alternatif mekanisme lain.
"Harapan saya, dengan adanya Musrenbang ini, Kelurahan Tebet Timur dapat semakin maju. Saya juga berharap seluruh usulan yang diajukan warga melalui para Ketua RW dan pihak terkait lainnya dapat terealisasi," tandasnya.