Senin, 02 Februari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 283
(Foto: Nurito)
Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (KPKP) Jakarta Timur menargetkan vaksinasi terhadap 14 ribu hewan penular rabies (HPR) sepanjang tahun 2026. Upaya ini dilakukan sebagai langkah pencegahan penyebaran penyakit rabies yang dapat ditularkan melalui hewan peliharaan.
"Mempertahankan Jakarta bebas Rabies"
Kepala Suku Dinas KPKP Jakarta Timur, Taufik Yulianto mengatakan, layanan vaksinasi HPR rutin dilaksanakan setiap tahun dengan sistem jemput bola ke masyarakat.
Kegiatan tersebut biasanya dilakukan di sekretariat RW, RPTRA, taman, serta kantor kelurahan dan kecamatan. Hewan yang menjadi sasaran vaksinasi antara lain kucing, anjing, kera, dan musang.
"Target pada tahun 2026 ini kami dapat melakukan vaksinasi sekitar 14 ribu ekor hewan penular rabies. Kegiatan vaksinasi sudah dilakukan sejak awal Januari. Kami berkomitmen mempertahankan Jakarta bebas Rabies," ujarnya, Senin (2/2).
Menurutnya, kegiatan vaksinasi tersebut merupakan pengulangan rutin terhadap hewan yang sebelumnya telah divaksin, serta mencakup hewan baru yang telah memasuki usia dewasa.
"Petugas hanya perlu mengikuti pola dan jadwal vaksinasi yang telah ditetapkan," terangnya.
Sementara itu, Kepala Seksi Peternakan dan Kesehatan Hewan Sudin KPKP Jakarta Timur, Theresia Ellita menambahkan, siklus vaksinasi HPR dilakukan setiap satu tahun sekali atau minimal setiap 10 bulan. Pengulangan vaksinasi dilakukan pada bulan yang sama dengan tahun sebelumnya.
"Pengulangan dilakukan karena vaksinasinya pada bulan yang sama dengan rentang waktu satu tahun. Sebenarnya, dalam jangka waktu 10 bulan pun sudah bisa dilakukan vaksinasi kembali," terangnya.
Ia menjelaskan, setiap tahun tren jumlah HPR yang divaksin terus meningkat dengan target penambahan sekitar 1.000 ekor per tahun.
"Peningkatan tersebut terutama disumbang oleh populasi kucing yang berkembang biak dengan cepat," ungkapnya.
Ellita menambahkan, target vaksinasi HPR di Jakarta Timur tahun lalu ditetapkan sebanyak 13.112 ekor. Namun, realisasinya melampaui target dengan capaian 17.938 ekor.
"Pada tahun 2025 kami berhasil vaksinasi 3.002 ekor anjing, 14.819 ekor kucing, 61 ekor kera, dan 56 ekor musang," tandasnya.