Jumat, 30 Januari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 341
(Foto: Nurito)
Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dengan sistem jemput bola di posko pengungsian Musala Al-Ishlah Kampus Binawan, Jalan Raya Kalibata, Kelurahan Cawang, Kecamatan Kramat Jati, Jakarta Timur.
"Saya mengucapkan terima kasih"
Satu per satu pengungsi yang mengeluhkan gangguan kesehatan langsung diperiksa oleh tim medis dari Puskesmas Kecamatan Kramat Jati. Selain pemeriksaan tekanan darah, para pengungsi juga diberikan obat-obatan sesuai dengan keluhan yang dialami.
Salah seorang penyintas genangan, Rokayah (62) mengaku mengalami pusing dan nyeri pada persendian. Ia langsung memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan saat tim medis datang ke lokasi pengungsian.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada tim medis yang datang langsung ke lokasi pengungsian untuk memeriksa kesehatan kami," ujarnya, Jumat (30/1).
Hal serupa disampaikan warga RT 11/05 Kelurahan Cawang, Yayah (64) yang juga mengaku mengalami kelelahan dan pusing. Ia telah berada di lokasi pengungsian sejak pukul 01.00 WIB dini hari akibat rumahnya tergenang luapan Kali Ciliwung.
"Terima kasih karena kesehatan kami di pengungsian diperhatikan. Alhamdulillah, kebutuhan makan juga tercukupi," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Kecamatan Kramat Jati, Inda Mutiara mengatakan, pihaknya mengerahkan 10 tenaga kesehatan untuk melayani pengungsi di sejumlah lokasi. Mereka terdiri dari empat dokter umum, empat perawat gawat darurat, serta dua pengemudi ambulans.
"Mereka kami tugaskan berkeliling ke lokasi-lokasi pengungsian untuk melakukan pemeriksaan kesehatan warga," bebernya.
Inda menambahkan, pihaknya juga menyiapkan bidan untuk memantau kondisi ibu hamil dan balita di pengungsian. Selain itu, tim Pasukan Putih turut disiagakan untuk pendampingan lansia dan penyandang disabilitas, termasuk pasien pascastroke.
Berdasarkan hasil pemeriksaan di lapangan, Inda memaparkan, keluhan kesehatan yang paling banyak dialami pengungsi antara lain batuk, pilek, gatal-gatal, hipertensi, serta infeksi jamur. Seluruh pengungsi yang diperiksa langsung diberikan obat sesuai dengan keluhan masing-masing.
"Tercatat sebanyak 85 pengungsi mendapatkan pelayanan kesehatan, terdiri atas 25 orang di Kelurahan Cililitan, 40 orang di Kelurahan Cawang, dan 20 orang di Kelurahan Balekambang," ucapnya.
Selain pemeriksaan keliling, lanjut Inda, Puskesmas Kecamatan Kramat Jati juga mendirikan posko kesehatan di Gedung SDN Cawang 01 untuk melayani para pengungsi di wilayah tersebut.
"Di posko ini disiagakan 10 tenaga kesehatan serta satu unit ambulans guna mengantisipasi kemungkinan rujukan pasien ke fasilitas kesehatan lanjutan," tandasnya.