Masyarakat Diminta Waspadai Risiko Penyakit Pascabanjir

Kamis, 29 Januari 2026 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 875

Seorang warga memeriksakan kesehatan ke Puskesmas terdekat

(Foto: doc)

Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap berbagai risiko penyakit akibat lingkungan yang kotor dan lembap pascabanjir.

"Dengan upaya pencegahan yang tepat,"

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati mengingatkan, banjir sering datang tiba-tiba dan meninggalkan dampak kesehatan yang tidak bisa diabaikan meskipun air telah surut.

Ia mengatakan, setelah banjir surut pekerjaan belum benar-benar selesai. Justru pada fase pascabanjir, risiko penyakit dapat meningkat apabila kebersihan lingkungan dan diri tidak segera ditangani.

“Air banjir umumnya bercampur dengan lumpur, sampah, limbah, hingga kotoran hewan, sehingga menjadi tempat berkembangnya kuman, bakteri, dan vektor penyakit,” ungkapnya, Kamis (29/1).

Menurutnya, kondisi lingkungan yang lembap dan kotor pascabanjir dapat memicu berbagai masalah kesehatan. Beberapa penyakit yang perlu diwaspadai antara lain diare, penyakit kulit, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), demam berdarah dengue (DBD), chikungunya, serta leptospirosis.

“Penyakit-penyakit tersebut dapat menyerang siapa saja, namun anak-anak, lansia, dan masyarakat dengan daya tahan tubuh yang lemah menjadi kelompok yang paling rentan,” katanya.

Ani menyampaikan, meskipun banjir tidak selalu bisa dihindari, dampak kesehatannya dapat dicegah dengan langkah-langkah sederhana. Ia mengimbau masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dan kebersihan diri, serta menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat dalam aktivitas sehari-hari.

Dinas Kesehatan DKI Jakarta mengajak masyarakat untuk tetap waspada, saling mengingatkan, dan bersama-sama menjaga kesehatan setelah banjir.

“Dengan upaya pencegahan yang tepat, risiko penyakit pascabanjir dapat diminimalkan sehingga masyarakat dapat kembali beraktivitas dengan aman dan sehat,” tandasnya.

Berikut beberapa langkah penting yang dapat dilakukan agar terhindar dari berbagai penyakit setelah banjir surut:

• Bersihkan rumah dan lingkungan, setelah banjir surut, segera bersihkan rumah dari sisa lumpur dan sampah. Lantai, dinding, dan perabot yang terkena air banjir sebaiknya dibersihkan menggunakan desinfektan agar kuman tidak bertahan dan menimbulkan penyakit.

• Jaga kebersihan diri, biasakan mencuci tangan dengan sabun, terutama setelah membersihkan rumah atau bersentuhan dengan benda yang terkena air banjir. Kebiasaan sederhana ini sangat efektif mencegah penularan penyakit.

• Gunakan alat pelindung diri saat membersihkan, saat membersihkan rumah atau lingkungan, gunakan sepatu atau alas kaki yang kuat dan sarung tangan. Hal ini penting untuk mencegah luka serta menghindari kontak langsung dengan air atau lumpur yang tercemar.

• Pastikan air dan makanan aman, air bersih sangat penting pasca banjir. Jika sumber air terendam atau diragukan kebersihannya, pastikan air dimasak hingga mendidih sebelum diminum atau digunakan untuk memasak kemudian disimpan dalam wadah yang bersih dan tertutup. Konsumsi makanan yang matang dan terjaga kebersihannya.

• Jaga daya tahan tubuh, konsumsi makanan bergizi, istirahat cukup, dan minum air yang aman. Daya tahan tubuh yang baik akan membantu melawan kuman dan mencegah tubuh mudah jatuh sakit.

• Segera periksa jika mengalami gejala/gangguan kesehatan, jangan menunda untuk datang ke puskesmas atau fasilitas kesehatan terdekat jika mengalami demam, diare, luka yang tidak sembuh, batuk berat, atau keluhan lain setelah banjir. Penanganan yang cepat dapat mencegah penyakit menjadi lebih serius.

BERITA TERKAIT
Iin Mutmainnah monitor penanganan pascagenangan di Jakarta Barat

Pemkot Jakbar Akselerasi Penanganan Pascagenangan

Senin, 26 Januari 2026 723

Musim Hujan Picu Peningkatan Kasus DBD di Jakarta

Dinkes DKI Ingatkan Potensi Risiko Penularan DBD saat Musim Hujan

Kamis, 22 Januari 2026 1298

BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 8909

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3369

Syafrin Tinjau Lokbin dan Pasar Jaya Pasar Minggu

Syafrin Tinjau Lokbin Pasar Minggu

Senin, 27 Juli 2026 2573

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1645

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 652

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks