Sistem Tata Air Pencegahan Banjir di Jakut Diperkuat

Rabu, 28 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 852

Hendra Hidayat meninjau infrastruktur pengendali banjir di Jakarta Utara

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Kota (Pemkot) Jakarta Utara bersama Dinas Sumber Daya Air (SDA) Provinsi DKI Jakarta dan Suku Dinas SDA setempat akan memperkuat serta membangun sistem sarana dan prasarana tata air. Upaya ini dilakukan sebagai langkah pencegahan banjir.

"Selesai hingga tahun 2027"

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat menyampaikan dukungan penuh terhadap rencana pembangunan infrastruktur tata air tersebut.

Menurutnya, program ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam mengurangi risiko banjir sekaligus meningkatkan ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim dan penurunan muka tanah.

"Rencana proyek SDA akan dimulai dalam waktu dekat dan ditargetkan selesai hingga tahun 2027. Program ini membutuhkan sinergisitas serta dukungan dari seluruh pihak," ujarnya, Rabu (28/1).

Hendra menjelaskan, apabila dalam pelaksanaannya diperlukan pembebasan lahan, Pemkot Jakarta Utara akan mengedepankan pendekatan persuasif melalui sosialisasi kepada masyarakat.

"Langkah ini dilakukan demi kepentingan perlindungan wilayah dan keselamatan warga dari ancaman banjir," terangnya.

Ia berharap, pelaksanaan program ini dapat memperkuat sinergi antara pemerintah provinsi, pemerintah kota, dan masyarakat dalam menjaga lingkungan serta menghadapi tantangan banjir dan rob secara berkelanjutan.

"Kami berharap seluruh rencana berjalan tepat waktu dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Jakarta Utara," ungkapnya.

Kepala Dinas SDA DKI Jakarta, Ika Agustin Ningrum memaparkan, pengendalian banjir di Jakarta Utara difokuskan pada tiga langkah utama, yaitu perkuatan infrastruktur, peningkatan kapasitas pompa, serta pembangunan pompa baru di titik-titik rawan banjir.

"Pengendalian banjir dilakukan secara terintegrasi melalui penguatan tanggul dan saluran, optimalisasi pompa yang sudah ada, serta pembangunan pompa baru berkapasitas besar agar pembuangan air lebih cepat dan efektif," bebernya.

Ia menambahkan, perkuatan infrastruktur meliputi penguatan PHB Layar sepanjang 500 meter di kedua sisi serta perkuatan Tanggul Kali Cakung Lama di wilayah Sukapura sepanjang 2.400 meter.

"Kapasitas pompa juga akan ditingkatkan, salah satunya Pompa Bulak Cabe yang direncanakan memiliki kapasitas total 24 meter kubik per detik, terdiri atas tiga unit pompa dengan kapasitas masing-masing delapan meter kubik per detik," ucapnya.

Menurutnya, Dinas SDA juga akan membangun pompa baru di sejumlah lokasi strategis, antara lain Pompa Pegangsaan Dua dengan kapasitas total 9 meter kubik per detik, Pompa WR Jengkol di kawasan Jalan Sedayu City berkapasitas 2 meter kubik per detik, serta Pompa IKIP dengan kapasitas total 3 meter kubik per detik.

Selain itu, pembangunan pompa berskala besar juga dilakukan di kawasan pesisir, seperti Pompa Cilincing KBN dengan kapasitas total 18 meter kubik per detik serta Pompa Ancol yang direncanakan memiliki kapasitas 25 meter kubik per detik.

"Selain pengendalian banjir dari darat, kami juga menyiapkan pengendalian banjir pesisir, antara lain melalui pembangunan tanggul pengaman pantai dan sistem pemantauan penurunan tanah sebagai bagian dari pengembangan kawasan pesisir Jakarta Utara," tuturnya.

Sementara itu, Koordinator Dewan Kota Jakarta Utara, Epriyanto turut menyampaikan apresiasi dan dukungannya terhadap rencana pembangunan sistem tata air tersebut. Sebagai warga Kecamatan Cilincing, ia menyambut baik rencana pembangunan Pompa Bulak Cabe yang akan segera direalisasikan.

"Kami berharap dengan hadirnya pompa ini, genangan air dapat diminimalkan sehingga aktivitas warga Jakarta Utara menjadi lebih aman dan nyaman. Semoga langkah ini menjadi bagian dari penanganan banjir yang berkelanjutan," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Antisipasi Cuaca Ekstrem Esok Hari, Pemprov DKI Siapkan OMC

Cegah Banjir, Pemprov DKI Siapkan OMC hingga Siagakan 200 Ekskavator

Senin, 26 Januari 2026 1769

Petugas memberi arahan kepada warga yang membawa kendaraan Roda empat

Ada Pembangunan Sistem Tata Air Kawasan Fatmawati, Simak Rekayasa Lalinnya

Jumat, 07 November 2025 822

Peserta DUTEP di Rotterdam Presentasi Rencana Aksi Pengelolaan Tata Air

Peserta DUTEP di Rotterdam Presentasi Rencana Aksi Pengelolaan Tata Air

Kamis, 21 September 2023 5535

Wagub, Rano karno, Pemicu, Luapan, Kali, Ciliwung

Wagub Rano Telusuri Pemicu Luapan Kali Ciliwung

Senin, 03 Maret 2025 1258

Tanggul NCICD Fase A yang dibangun Pemprov DKI Jakarta

Proyek NCICD Diharapkan Tekan Dampak Banjir Jakarta

Rabu, 24 Desember 2025 1935

BERITA POPULER
Penumpang mikrotrans cilik ist

Transjakarta Apresiasi Pelanggan Cilik Pengguna Setia Mikrotrans di Jaktim

Minggu, 11 Oktober 2026 29856

Petugas tj bantu warga ist2

Aksi Humanis Petugas Transjakarta Bantu Lansia Tuai Apresiasi

Kamis, 15 Oktober 2026 13950

Puskesmas matraman otoy

Surveilans Influenza A di Jakarta Diperkuat, Warga Diimbau Tetap Tenang dan Waspada

Jumat, 16 Oktober 2026 2324

Transjakarta penghargaan pusta karsa ist

Hattrick, Transjakarta Pertahankan Predikat Terbaik Pertama Pengelolaan Arsip

Kamis, 15 Oktober 2026 1675

Satriadi gunawan pol pp jati

Satpol PP Ungkap Kronologi Penyerangan Anggota Usai Penertiban di Kebayoran Baru

Senin, 12 Oktober 2026 1953

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks