Rabu, 28 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 118
(Foto: Anita Karyati)
Sebanyak 17 titik jalan rusak dan berlubang di wilayah Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara, telah selesai diperbaiki oleh personel Pasukan Kuning Satuan Pelaksana (Satpel) Bina Marga setempat. Perbaikan dilakukan sebagai tindak lanjut dampak banjir yang sebelumnya menyebabkan kerusakan pada sejumlah ruas jalan utama.
"Aman dan nyaman dilalui"
Koordinator Lapangan Bina Marga Kecamatan Kelapa Gading, Triyono Wijianto mengatakan, penanganan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh dengan memprioritaskan ruas jalan yang memiliki volume lalu lintas tinggi.
"Alhamdulillah, jalan-jalan berlubang akibat genangan beberapa hari lalu sudah kami tangani. Total perbaikan kemarin ada 17 titik yang telah diperbaiki," ujarnya, Rabu (28/1).
Triyono merinci, titik perbaikan meliputi Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Kelapa Gading Barat, mulai dari Flyover Mall of Indonesia hingga tikungan Taman Honda sebanyak 12 titik. Selain itu, Jalan Boulevard Selatan sisi barat, Kelurahan Kelapa Gading Timur, diperbaiki di tiga titik.
Perbaikan juga dilakukan masing-masing satu titik di Jalan Perintis Kemerdekaan dan Jalan Mall of Indonesia Gate A, Kelurahan Kelapa Gading Barat. Luasan jalan yang diperbaiki bervariasi, mulai dari 1,5 x 1 meter hingga 14 x 2,6 meter, disesuaikan dengan tingkat kerusakan di lapangan.
"Seluruh perbaikan dilakukan menggunakan hotmix agar jalan bisa segera kembali aman dan nyaman dilalui masyarakat," terangnya.
Ia menambahkan, petugas Bina Marga masih terus melakukan penyisiran ke seluruh wilayah, baik jalan utama maupun jalan lingkungan untuk memastikan tidak ada lagi lubang yang berpotensi membahayakan pengguna jalan.
"Sebagian besar kondisi jalan sudah kembali aman dan nyaman dilalui para pengendara," bebernya.
Sementara itu, warga Kelurahan Sukapura, Supi (36) mengaku bersyukur karena kondisi jalan kini kembali layak dilalui dan mengapresiasi gerak cepat petugas dalam menangani kerusakan jalan.
"Sekarang jalannya sudah bagus dan tidak berlubang lagi. Sebelumnya cukup berbahaya, apalagi kalau malam hari. Kami sebagai warga sangat terbantu dan berharap perawatannya bisa terus dilakukan," tandasnya.