Selasa, 27 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Toni Riyanto 245
(Foto: Istimewa)
Sebanyak 95 personel Suku Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu berhasil memadamkan kebakaran Kapal Motor (KM) Makin Melimpah di Pelabuhan Muara Baru, Jalan Tuna III, Kelurahan Penjaringan, Kecamatan Penjaringan, Senin (26/1) malam.
"Mengerahkan 19 unit mobil pemadam"
Kepala Seksi Operasi Suku Dinas Gulkarmat Jakarta Utara dan Kepulauan Seribu, Gatot Sulaeman mengatakan, informasi kebakaran diterima sekitar pukul 23.17 WIB.
"Usai menerima laporan, kami langsung mengerahkan 19 unit mobil pemadam kebakaran dengan kekuatan 95 personel ke lokasi kejadian," ujarnya, Selasa (27/1).
Gatot menjelaskan, proses pemadaman dimulai pada pukul 23.20 WIB. Sekitar 25 menit kemudian, api berhasil dilokalisir sehingga tidak merambat ke kapal lain.
"Petugas selanjutnya melakukan proses pendinginan yang selesai sekitar pukul 23.52," terangnya.
Menurutnya, kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik di ruang mesin kapal saat proses bongkar muatan. Awak kapal sempat melakukan penanganan dini menggunakan alat pemadam api ringan (APAR), namun api terus membesar.
"Untuk memastikan penyebab kebakaran secara pasti, pihak kepolisian akan melakukan olah tempat kejadian perkara," ungkapnya.
Ia menuturkan, dalam peristiwa tersebut tidak terdapat korban jiwa. Namun, satu orang anak buah kapal (ABK) mengalami luka ringan akibat terkilir saat berusaha menyelamatkan diri. Sementara itu, kerugian material akibat kebakaran diperkirakan mencapai miliaran rupiah.
"Seluruh proses penanganan kebakaran dinyatakan tuntas pada pukul 02.42. Kami juga mengimbau para pemilik kapal agar selalu memperhatikan standar keselamatan, khususnya pada instalasi kelistrikan dan ketersediaan alat pemadam kebakaran," imbuhnya.
Sementara itu, salah seorang ABK KM Makin Melimpah, Tri Hartanto (28) menyampaikan apresiasi kepada petugas Gulkarmat yang dinilainya bergerak cepat dan profesional dalam menangani kebakaran tersebut.
"Api bisa segera dikendalikan sehingga tidak merembet ke kapal lain. Terima kasih kepada seluruh petugas yang sudah bekerja maksimal," tandasnya.