Jumat, 23 Januari 2026 Reporter: Anita Karyati Editor: Andry 212
(Foto: Anita Karyati)
Genangan di sejumlah ruas jalan dan permukiman di wilayah Kelapa Gading berangsur surut usai dilakukan optimalisasi penanganan Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara.
"Penempatan pompa dilakukan berdasarkan hasil pemantauan,"
Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi mengatakan, hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi sebelumnya menyebabkan genangan di beberapa ruas jalan dan permukiman warga di wilayah Kelapa Gading. Untuk mempercepat surutnya genangan, seluruh stasiun pompa utama dioperasikan secara maksimal.
“Stasiun Pompa Artha Gading, Stasiun Pompa BGR, Pompa Don Bosco dan Pompa Betik seluruhnya beroperasi. Selain itu, kami juga mengoperasikan pompa mobile dan pompa portable di titik-titik rawan genangan,” ujar Heria.
Ia menjelaskan, untuk mendukung percepatan penanganan, pihaknya menyiagakan lima unit pompa mobile yang ditempatkan di lokasi strategis seperti di RW 12 Kelurahan Kelapa Gading, Pompa BGR Kelapa Gading, Pompa Artha Gading, Subpolder Maybank serta kawasan Pegangsaan Indah, Kelapa Gading.
“Penempatan pompa dilakukan berdasarkan hasil pemantauan lapangan agar genangan dapat segera dialirkan ke saluran utama dan waduk pengendali,” jelasnya.
Menurutnya, pagi ini kondisi genangan di Jalan Hybrida dilaporkan telah berangsur surut dengan ketinggian air mencapai sekitar 10 sentimeter. Sementara itu, genangan di permukiman warga RW 03, Pegangsaan Dua juga mulai surut dengan ketinggian sekitar 15 sentimeter.
Suwandi menambahkan, selain di Kelapa Gading, stasiun pompa di lima kecamatan lainnya di Jakarta Utara juga beroperasi secara optimal, menyesuaikan dengan kondisi cuaca dan potensi genangan di masing-masing wilayah.
"Kami mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan berperan aktif dalam upaya pencegahan banjir, mengingat cuaca ekstrem di Jakarta masih berlangsung. Jagalah kebersihan lingkungan," pesannya.
Ajat (45), salah seorang warga sekitar menyampaikan terima kasih dan apresiasi atas kesiapsiagaan petugas di lapangan, baik itu pasukan biru maupun pasukan PPSU.
“Kami melihat pompa terus beroperasi dan petugas selalu siaga. Semoga ke depan penanganan banjir bisa semakin baik,” tandasnya.