Rabu, 21 Januari 2026 Reporter: Folmer Editor: Budhy Tristanto 197
(Foto: Andri Widiyanto)
Pusat Pelatihan Kerja Daerah (PPKD) Jakarta Pusat, untuk tahun ini menargetkan 1.920 peserta pelatihan kerja reguler maupun mobile training unit (MTU).
"Di akhir pelatihan, peserta akan menerima sertifikat BNSP,"
Kepala PPKD Jakarta Pusat, E Suzukiana mengatakan, pelatihan kerja reguler gelombang pertama dimulai pada awal Februari nanti dengan jumlah peserta 340 orang.
"Sebanyak 17 kejuruan dibuka pada pelatihan kerja reguler gelombang pertama dengan peserta 340 orang," ujar E Suzukiana, Rabu (21/1).
Ia menjelaskan, pelatihan kerja reguler yang digelar selama 2026 terdiri dari kejuruan Web Programing, Bahasa Inggris, Bahasa Korea, Bahasa Jepang, Teknisi Jaringan, Desainer Grafis Madya, Make Up Artist.
Kemudian, pelatihan Tata Busana, Perhotelan, Barista, Digital Marketing, Akutansi Junior, CAD Bangunan, Bakery and Pastery, Conten Creator, Teknisi Komputer, Desainer Multimedia, Data Management Staf dan Mobile App Developer.
"Kami juga akan mengadakan pelatihan Satpam dan Mengemudi SIM A dengan target 170 peserta untuk satu angkatan," ungkapnya.
Sedangkan pelatihan MTU terdiri dari Desainer Grafis Muda, Teknisi Jaringan Komputer, Office Administrator, Pembuatan Makanan dan Minuman, Penjahitan Busana, Tata Rias Wajah dan Rambut, Teknisi Komputer, Teknisi Pendingin Residensial, Video Editor, Digital Marketing, Content Creator dan Barista.
"Pelatihan kerja dibagi menjadi satu hingga empat gelombang atau angkatan selama setahun ini," ungkapnya.
Ia menambahkan, pelatihan kerja reguler dan MTU tidak dipungut biaya serta mendapatkan makan dan asuransi selama mengikuti kegiatan ini.
"Di akhir pelatihan, peserta akan menerima sertifikat BNSP sebagai modal untuk mencari pekerjaan maupun berwirausaha," tandasnya.