Jumat, 16 Januari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 252
(Foto: Istimewa)
Wali Kota Jakarta Timur, Munjirin meresmikan Musala Daarun Nahsri di Kantor Kelurahan Cipayung, Kecamatan Cipayung. Peresmian ditandai dengan pengguntingan pita oleh Wali Kota Munjirin bersama Lurah Cipayung, Yulian Fathiniah.
"Tdak hanya menjadi tempat beribadah"
Kegiatan juga diisi dengan penandatanganan prasasti, santunan kepada anak yatim piatu yang bersumber dari Baznas (Bazis) Jakarta Timur, serta pemotongan tumpeng.
Munjirin mengapresiasi pihak kelurahan beserta para donatur yang telah berkontribusi dalam pembangunan musala tersebut. Musala ini diharapkan dapat menjadi sarana ibadah yang nyaman dan layak bagi warga sekitar maupun pegawai Kelurahan Cipayung.
"Musala ini diharapkan tidak hanya menjadi tempat beribadah, tetapi juga pusat pembinaan rohani, kegiatan sosial, serta pendidikan keagamaan," ujarnya, Jumat (16/1).
Ia meminta agar musala dikelola dengan baik dan dimakmurkan melalui berbagai kegiatan ibadah dan sosial. Sehingga, menjadi sumber keberkahan bagi seluruh warga Kelurahan Cipayung.
"Musala ini juga diharapkan dapat dimanfaatkan anak-anak untuk menimba ilmu agama melalui kegiatan taklim," terangnya.
Munjirin menambahkan, peringatan Isra Miraj menjadi momentum bagi masyarakat untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW, memperkuat iman dan takwa, serta meningkatkan kualitas ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
"Saya mengajak masyarakat untuk terus menjaga kedisiplinan dalam beribadah dan meningkatkan kepedulian sosial terhadap sesama," ucapnya.
Sementara itu, Lurah Cipayung, Yulian Fathiniah menyampaikan rasa syukurnya karena pembangunan musala dapat selesai dan diresmikan bertepatan dengan peringatan Isra Miraj.
"Pembangunan musala ini memakan waktu kurang lebih enam bulan, dimulai dengan peletakan batu pertama pada 16 Juli 2025 dan selesai pada 15 Januari 2026," bebernya.
Ia menjelaskan, pembangunan Musala Daarun Nahsri membutuhkan anggaran sekitar Rp 235 juta. Dana tersebut bersumber dari berbagai donatur, antara lain Wali Kota Munjirin, Baznas (Bazis) Jakarta Timur, para pegawai, masyarakat sekitar, serta kontribusi dari CSR pihak swasta dan donatur lainnya.
"Selain digunakan sebagai sarana ibadah salat lima waktu, musala ini juga akan dimanfaatkan untuk kegiatan pengajian dan aktivitas keagamaan lainnya," tandasnya.