Jumat, 09 Januari 2026 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 301
(Foto: Reza Pratama Putra)
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung melakukan kunjungan ke Puskesmas Kebayoran Lama di Kecamatan Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat (9/1).
"Puskesmasnya sudah hampir seperti rumah sakit di kota-kota di daerah,"
Dalam kunjungannya ini, Pramono ingin memastikan kualitas pelayanan kesehatan masyarakat serta meninjau fasilitas kesehatan tingkat pertama yang dikelola oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Pramono pun mengapresiasi kualitas layanan dan fasilitas yang dimiliki Puskesmas Kebayoran Lama karena dinilai sudah setara dengan rumah sakit umum di daerah-daerah lain. Dengan dukungan 41 dokter umum dan 14 dokter gigi, puskesmas ini mampu melayani sekitar 600-700 setiap hari.
"Terus terang, tadi begitu melihat Puskesmas ini saya kaget karena Puskesmasnya sudah hampir seperti rumah sakit di kota-kota di daerah. Pelayanannya baik, ada 41 dokter umum dan kemudian 14 dokter gigi. Jadi artinya pelayanannya sangat baik," ujar Pramono.
Tak hanya warga sekitar, puskesmas ini juga menjadi rujukan bagi masyarakat yang tinggal di wilayah perbatasan. Pramono pun berharap Puskesmas Kebayoran Lama bisa menjadi percontohan layanan kesehatan, baik bagi puskesmas lainnya di Jakarta maupun bagi daerah lain.
"Mudah-mudahan puskesmas seperti ini dikelola dengan baik dan bisa menjadi percontohan untuk di Jakarta dan tentunya juga di daerah lain," katanya.
Jakarta sendiri hingga kini memiliki 44 puskesmas kecamatan, 267 puskesmas pembantu, dan 31 RSUD. Seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta itupun wajib memberikan pelayanan terbaik bagi pengguna BPJS.
Sementara Puskesmas Kebayoran Lama menyediakan 15 jenis layanan kesehatan di antaranya meliputi layanan dewasa dan lansia; layanan kesehatan ibu dan anak; layanan bersalin; layanan gawat darurat 24 jam; serta pengendalian penyakit.
Terkait masih adanya beberapa kelurahan yang belum memiliki fasilitas kesehatan, Pramono menargetkan pembangunan lima puskesmas pembantu pada tahun ini, terutama di wilayah Jakarta Utara dan Jakarta Barat.
"Mudah-mudahan di era saya semua puskesmas pembantunya sudah terpenuhi. Tahun ini ada lima yang dibangun," tandasnya.