Sudin Damkar Jaktim Kekurangan Personel

Kamis, 20 Maret 2014 Reporter: Widodo Bogiarto Editor: Widodo Bogiarto 5644

personel_damkar_dok.jpg

(Foto: doc)

Personel pemadam kebakaran yang dimiliki Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Sudin Damkar dan PB) Jakarta Timur saat ini tergolong masih minim. Bagaimana tidak, saat ini personel Sudin Damkar Jakarta Timur hanya berjumlah 500 orang. Jumlah ini dirasa masih kurang mengingat Jakarta Timur merupakan wilayah terluas di Provinsi DKI Jakarta yang terdiri dari 10 kecamatan.

Kepala Sudin Damkar dan PB Jakarta Timur, Abdul Karim mengatakan, idealnya, Jakarta Timur yang memiliki wilayah paling luas di DKI Jakarta membutuhkan sebanyak 1.500 personel. "Setidaknya, dua kali lipat dari yang ada saat ini," ujar Abdul Karim, ketika ditemui di kantornya, Kamis (20/3).

Penambahan jumlah personel, kata Abdul Karim, sangat mendesak dilakukan untuk mengatasi peristiwa kebakaran dan musibah lainnya Sebab, bencana kebakaran dan musibah lainnya dapat terjadi kapan saja. Apalagi, lanjut Abdul Karim, Jakarta Timur termasuk wilayah rentan terjadi kebakaran, sehingga membutuhkan banyak personel untuk penanganan lebih cepat.

"Jumlah personel Damkar memang perlu ditambah mengingat kasus kebakaran di Jakarta Timur cukup tinggi," katanya.

Selain kekurangan personel, Sudin Damkar dan PB Jakarta Timur ternyata juga kekurangan kelengkapan dan peralatan regu pemadam kebakaran. "Terutama mobil-mobil pemadam berukuran kecil. Karena kebakaran seringkali terjadi di gang-gang sempit yang sulit dijangkau mobil pemadam berukuran besar," jelasnya.

Dengan segala kekurangan yang dimiliki, bukan berarti Sudin Damkar dan PB Jakarta Timur kurang maksimal dalam memberikan pelayanan, terutama ketika terjadi kebakaran. Petugas selalu bergerak cepat begitu menerima laporan ada peristiwa kebakaran.

Selain itu, pihaknya juga terus mengimbau warga untuk selalu bersikap waspada guna mengantisipasi bencana kebakaran. Sebab, sejumlah peristiwa kebakaran, baik yang terjadi di permukiman ataupun yang menyasar pada lahan kering, kerap terjadi akibat kelalaian manusia.

"Setiap lima rumah yang terletak berdempet, harus punya satu alat pemadam api ringan (APAR) besar atau luas daerah dengan 10 kali 10 meter harus sedia satu apar," katanya.

Ia menambahkan, sedangkan bila ruangannya besar, seperti bangunan dengan gedung bertingkat, maka harus tersedia sprinkle dan hidran.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
IMG 20260728 WA0142

85 Peserta Sekolah Lansia di Jakut Diwisuda

Selasa, 28 Juli 2026 9234

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Pemkot Jaktim Fasilitasi Evy Tinggal di Rusun Pulo Gebang

Jumat, 31 Juli 2026 3202

Operasi Lintas Jaya Jaktim nur

14 Kendaraan Kedapatan Parkir Liar di Jaktim Ditindak

Selasa, 28 Juli 2026 3625

MRT Jakarta Jalin Kerja Sama Peningkatan Layanan Pengumpulan Tarif Otomatis Fase 1 Lin Utara Selatan

MRT Jakarta Sepakati Kerja Sama Peningkatan Layanan Sistem Pengumpulan Tarif Otomatis

Rabu, 29 Juli 2026 1920

IMG 20260731 WA0041

Area Kumuh Sekitar Terminal Tanjung Priok Ditata Jadi Taman

Jumat, 31 Juli 2026 1485

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks