Sudin Damkar Jaktim Kekurangan Personel

Kamis, 20 Maret 2014 Reporter: Widodo Bogiarto Editor: Widodo Bogiarto 5564

personel_damkar_dok.jpg

(Foto: doc)

Personel pemadam kebakaran yang dimiliki Suku Dinas Pemadam Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Sudin Damkar dan PB) Jakarta Timur saat ini tergolong masih minim. Bagaimana tidak, saat ini personel Sudin Damkar Jakarta Timur hanya berjumlah 500 orang. Jumlah ini dirasa masih kurang mengingat Jakarta Timur merupakan wilayah terluas di Provinsi DKI Jakarta yang terdiri dari 10 kecamatan.

Kepala Sudin Damkar dan PB Jakarta Timur, Abdul Karim mengatakan, idealnya, Jakarta Timur yang memiliki wilayah paling luas di DKI Jakarta membutuhkan sebanyak 1.500 personel. "Setidaknya, dua kali lipat dari yang ada saat ini," ujar Abdul Karim, ketika ditemui di kantornya, Kamis (20/3).

Penambahan jumlah personel, kata Abdul Karim, sangat mendesak dilakukan untuk mengatasi peristiwa kebakaran dan musibah lainnya Sebab, bencana kebakaran dan musibah lainnya dapat terjadi kapan saja. Apalagi, lanjut Abdul Karim, Jakarta Timur termasuk wilayah rentan terjadi kebakaran, sehingga membutuhkan banyak personel untuk penanganan lebih cepat.

"Jumlah personel Damkar memang perlu ditambah mengingat kasus kebakaran di Jakarta Timur cukup tinggi," katanya.

Selain kekurangan personel, Sudin Damkar dan PB Jakarta Timur ternyata juga kekurangan kelengkapan dan peralatan regu pemadam kebakaran. "Terutama mobil-mobil pemadam berukuran kecil. Karena kebakaran seringkali terjadi di gang-gang sempit yang sulit dijangkau mobil pemadam berukuran besar," jelasnya.

Dengan segala kekurangan yang dimiliki, bukan berarti Sudin Damkar dan PB Jakarta Timur kurang maksimal dalam memberikan pelayanan, terutama ketika terjadi kebakaran. Petugas selalu bergerak cepat begitu menerima laporan ada peristiwa kebakaran.

Selain itu, pihaknya juga terus mengimbau warga untuk selalu bersikap waspada guna mengantisipasi bencana kebakaran. Sebab, sejumlah peristiwa kebakaran, baik yang terjadi di permukiman ataupun yang menyasar pada lahan kering, kerap terjadi akibat kelalaian manusia.

"Setiap lima rumah yang terletak berdempet, harus punya satu alat pemadam api ringan (APAR) besar atau luas daerah dengan 10 kali 10 meter harus sedia satu apar," katanya.

Ia menambahkan, sedangkan bila ruangannya besar, seperti bangunan dengan gedung bertingkat, maka harus tersedia sprinkle dan hidran.
BERITA TERKAIT
BERITA POPULER
Program magang disnakertrans gery ist3

1.000 Lulusan SMA Sederajat Ikut Program Pemagangan di 67 Perusahaan

Senin, 04 Mei 2026 875

Gubernur pramono danatara psel rezap

Pemprov DKI-Danantara Sepakat Bangun PSEL

Senin, 04 Mei 2026 791

Dinkes mayday monas desi

Dinkes DKI Siagakan Posko Kesehatan di Peringatan May Day 2026

Jumat, 01 Mei 2026 1154

RZA 0510

Pramono Pastikan Pemprov Hadir Dukung Pembangunan Keluarga

Senin, 04 Mei 2026 595

IMG 20260430 WA0117

Transjakarta-Kemnaker Perkuat Ekosistem Ketenagakerjaan Sektor Transportasi Publik

Kamis, 30 April 2026 1095

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks