Sudinkes Jakbar Imbau Warga Terapkan PHBS Cegah Penularan Superflu

Senin, 05 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 747

Sudinkes Jakbar Kuatkan Program Surveilans dan ILI-SARI Cegah Superflu

(Foto: Nugroho Sejati)

Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) guna mencegah penularan influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai superflu, yang saat ini tengah beredar di tengah masyarakat.

"Memakai masker"

Kepala Sudinkes Jakarta Barat, Sahruna mengatakan, secara umum gejala influenza tipe A (H3N2) serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, nyeri tenggorokan, malaise, sakit kepala, pilek, dan nyeri otot.

"Berdasarkan penilaian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terhadap situasi dan data epidemiologi terkini, virus influenza tipe A (H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan," ujarnya, Senin (5/1).

Sahruna menjelaskan, saat ini Sudinkes Jakarta Barat melalui program surveilans serta ILI-SARI terus memantau fluktuasi kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), pneumonia, dan ILI (Influenza Like Illness atau penyakit serupa influenza) di wilayah Jakarta Barat.

"Berdasarkan pemantauan tersebut, tren kasus belum menunjukkan adanya peningkatan," terangnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap melakukan langkah antisipasi penularan dengan memperkuat upaya promotif dan preventif.

"Upaya itu antara lain dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker saat sakit, serta menerapkan etika batuk yang benar," ungkapnya.

Sahruna juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga asupan nutrisi seimbang, mengonsumsi air putih minimal dua liter per hari, beristirahat cukup, dan berolahraga secara teratur.

Kemufian, apabila mengalami gejala superflu yang tidak membaik, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

"Masyarakat juga perlu mewaspadai tanda-tanda superflu yang berkembang menjadi pneumonia atau pneumonia berat, seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, serta penurunan saturasi oksigen di bawah 92 persen," bebernya.

Sahruna memastikan, Sudinkes Jakarta Barat terus melakukan promosi dan edukasi kesehatan, termasuk peningkatan kebugaran melalui penerapan PHBS, program cek kesehatan gratis, serta penyuluhan di lingkungan masyarakat guna meningkatkan daya tahan tubuh warga.

"Kami juga melakukan pencatatan penyakit melalui sistem surveilans berbasis daring setiap hari untuk memantau potensi peningkatan kasus ISPA. Hingga saat ini, kami belum menemukan adanya kasus superflu di Jakarta Barat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Wakil Ketua DPRD Ingin Sosialisasi HMPV Lebih Masif

Rany Mauliani Ajak Warga Terapkan PHBS Cegah Penularan HMPV

Senin, 13 Januari 2025 1123

Warga Diimbau Waspadai Adanya Virus HMPV

Antisipasi Virus HMPV, Warga Diimbau Terapkan PHBS

Jumat, 10 Januari 2025 1352

Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu Himbau Warga Terapkan PHBS

Sudinkes Kepulauan Seribu Imbau Warga Terapkan PHBS

Selasa, 19 Desember 2023 7729

Perubahan Cuaca Picu ISPA, Masyarakat Diminta Perketat PHBS

Perubahan Cuaca Picu ISPA, Masyarakat Diminta Perketat PHBS

Selasa, 09 Desember 2025 870

BERITA POPULER
Pjj ist

Pemprov DKI Perpanjang PJJ Sampai 8 September

Senin, 07 September 2026 7413

Cabai Pasar Induk Kramat Jati Otoy (5)

Ini Pemicu Kenaikan Harga Cabai Rawit Merah di Jakarta

Selasa, 08 September 2026 2669

Layanan transjakarta otoy 1

Pramono Imbau Warga Proaktif Urus Kartu Layanan Transportasi Gratis

Selasa, 08 September 2026 1650

TJ Kelola Angkutan Laut jati

Angkutan Laut Transjakarta Perkuat Konektivitas Kepulauan Seribu

Jumat, 04 September 2026 2887

Enam Mobil Tangki Dikerahkan Semprot Sejumlah Trotoar di Jaktim

Enam Mobil Tangki Air Bersihkan Abu Vulkanik di Sejumlah Ruas Jalan di Jaktim

Minggu, 06 September 2026 2171

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks