Sudinkes Jakbar Imbau Warga Terapkan PHBS Cegah Penularan Superflu

Senin, 05 Januari 2026 Reporter: Tiyo Surya Sakti Editor: Toni Riyanto 834

Sudinkes Jakbar Kuatkan Program Surveilans dan ILI-SARI Cegah Superflu

(Foto: Nugroho Sejati)

Suku Dinas Kesehatan (Sudinkes) Jakarta Barat mengimbau masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS) guna mencegah penularan influenza A (H3N2) subclade K atau yang dikenal sebagai superflu, yang saat ini tengah beredar di tengah masyarakat.

"Memakai masker"

Kepala Sudinkes Jakarta Barat, Sahruna mengatakan, secara umum gejala influenza tipe A (H3N2) serupa dengan flu musiman, seperti demam, batuk, nyeri tenggorokan, malaise, sakit kepala, pilek, dan nyeri otot.

"Berdasarkan penilaian Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) terhadap situasi dan data epidemiologi terkini, virus influenza tipe A (H3N2) subclade K tidak menunjukkan peningkatan tingkat keparahan," ujarnya, Senin (5/1).

Sahruna menjelaskan, saat ini Sudinkes Jakarta Barat melalui program surveilans serta ILI-SARI terus memantau fluktuasi kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), pneumonia, dan ILI (Influenza Like Illness atau penyakit serupa influenza) di wilayah Jakarta Barat.

"Berdasarkan pemantauan tersebut, tren kasus belum menunjukkan adanya peningkatan," terangnya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap melakukan langkah antisipasi penularan dengan memperkuat upaya promotif dan preventif.

"Upaya itu antara lain dengan rajin mencuci tangan menggunakan sabun, memakai masker saat sakit, serta menerapkan etika batuk yang benar," ungkapnya.

Sahruna juga mengingatkan masyarakat untuk menjaga asupan nutrisi seimbang, mengonsumsi air putih minimal dua liter per hari, beristirahat cukup, dan berolahraga secara teratur.

Kemufian, apabila mengalami gejala superflu yang tidak membaik, masyarakat diminta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.

"Masyarakat juga perlu mewaspadai tanda-tanda superflu yang berkembang menjadi pneumonia atau pneumonia berat, seperti napas cepat, tarikan dinding dada ke dalam, serta penurunan saturasi oksigen di bawah 92 persen," bebernya.

Sahruna memastikan, Sudinkes Jakarta Barat terus melakukan promosi dan edukasi kesehatan, termasuk peningkatan kebugaran melalui penerapan PHBS, program cek kesehatan gratis, serta penyuluhan di lingkungan masyarakat guna meningkatkan daya tahan tubuh warga.

"Kami juga melakukan pencatatan penyakit melalui sistem surveilans berbasis daring setiap hari untuk memantau potensi peningkatan kasus ISPA. Hingga saat ini, kami belum menemukan adanya kasus superflu di Jakarta Barat," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Wakil Ketua DPRD Ingin Sosialisasi HMPV Lebih Masif

Rany Mauliani Ajak Warga Terapkan PHBS Cegah Penularan HMPV

Senin, 13 Januari 2025 1182

Warga Diimbau Waspadai Adanya Virus HMPV

Antisipasi Virus HMPV, Warga Diimbau Terapkan PHBS

Jumat, 10 Januari 2025 1416

Sudin Kesehatan Kepulauan Seribu Himbau Warga Terapkan PHBS

Sudinkes Kepulauan Seribu Imbau Warga Terapkan PHBS

Selasa, 19 Desember 2023 7804

Perubahan Cuaca Picu ISPA, Masyarakat Diminta Perketat PHBS

Perubahan Cuaca Picu ISPA, Masyarakat Diminta Perketat PHBS

Selasa, 09 Desember 2025 1013

BERITA POPULER
Munjirin Tinjau Ring Tinju Flyover Kampung Melayu

Munjirin Tinjau Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu

Senin, 26 Oktober 2026 5500

Jrf2026 rezap

Jakarta Running Festival Berpotensi Terus Berkembang

Selasa, 27 Oktober 2026 1931

Pengprov akuatik dki jakarta rezap

Pramono Bidik Juara Umum PON 2028, Akuatik Jadi Andalan

Kamis, 29 Oktober 2026 1062

Sudin SDA kepulauan Seribu tanam mangrove ist

105 Ribu Bibit Mangrove Bakal Ditanam di Kepulauan Seribu

Senin, 26 Oktober 2026 1709

Keseruan Hari Pertama Jakarta Running Festival 2026 1

Hari Pertama JRF 2026, Kualitas Udara Jakarta Lebih Nyaman

Sabtu, 24 Oktober 2026 1955

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks