Jumat, 02 Januari 2026 Reporter: Nurito Editor: Toni Riyanto 146
(Foto: Nurito)
Sebanyak 10 anggota Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Kelurahan Cipinang Melayu berhasil menyelesaikan pembuatan mural di 13 tiang penyangga Tol Bekasi–Cawang–Kampung Melayu (Becakayu) di Jalan Laksamana Malahayati, Jakarta Timur.
"Nuansa muralnya lebih mengedukasi"
Pembuatan mural tersebut dilakukan sejak 12-31 Desember 2025. Pengerjaan mural ini merupakan bagian dari pencanangan beautifikasi kota oleh Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung.
Lurah Cipinang Melayu, Aroyantoro, mengatakan, pihaknya mendapat tugas membuat mural 13 pilar tol dengan konsep yang tidak hanya artistik, tetapi juga edukatif.
"Alhamdulillah, seluruhnya sudah selesai. Nuansa muralnya lebih mengedukasi masyarakat untuk gemar mengonsumsi ikan dan menjaga kebersihan lingkungan," ujarnya, Jumat (2/1).
Aroyantoro menjelaskan, ikan merupakan sumber protein sehat, murah, dan mudah didapat. Melalui mural yang dibuat, warga diajak untuk bisa gemar mengonsumsi ikan.
"Kami juga membuat mural bertema alam seperti gunung, aliran kali, hingga ikan hias yang memperkuat kesan asri dan menenangkan," terangnya.
Menurutnya, Pasukan Oranye Cipinang Melayu juga menata lahan di bawah kolong tol sepanjang kurang lebih 500 meter menjadi taman hijau.
"Beragam tanaman hias seperti phylo kuning, anjuang kribo, gandarusa, dan jenis tanaman lainnya ditanam untuk menghijaukan area yang sebelumnya terkesan gersang," ungkapnya.
Sementara itu, salah seorang warga Wahid (45) mengaku senang dengan perubahan wajah kolong Tol Becakayu. Mural dan taman yang dibuat memberikan suasana baru yang lebih menarik dan tidak membosankan.
"Sekarang pemandangannya jadi eksotik dan enak dilihat setiap hari. Apalagi, lahan tidur di bawah tol sudah ditanami berbagai tanaman hias," tandasnya.