Pramono Ingatkan Pentingnya Mitigasi Minimalisasi Dampak Cuaca Ekstrem

Selasa, 16 Desember 2025 Reporter: Dessy Suciati Editor: Erikyanri Maulana 547

Petugas Sudin Tamhut Jakarta Timur memangkas pohon yang rawan tumbang

(Foto: Nugroho Sejati)

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung merespons peringatan dini BMKG terkait potensi cuaca ekstrem dan angin kencang yang diprediksi melanda ibu kota hingga 21 Desember mendatang.

"untuk pohon-pohon tua semuanya kita rapikan,"

Pramono memastikan jajaran Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah melakukan langkah mitigasi untuk meminimalisasi risiko dampak cuaca ekstrem.

Pramono mengaku telah menginstruksikan Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) Provinsi DKI Jakarta untuk segera merapikan pohon-pohon besar yang dinilai rawan tumbang.

"Berkaitan dengan angin kencang, saya sudah meminta kepada Dinas Pertamanan untuk pohon-pohon tua semuanya kita rapikan. Maka sebenarnya hampir di semua daerah sudah dilakukan, tapi memang terkadang tidak mencukupi," ujar Pramono di Cilincing, Jakarta Utara, Selasa (16/12).

Pramono menyebut bahwa fenomena cuaca ekstrem seperti angin puting beliung sulit diprediksi secara tepat terkait arah dan titik lokasinya. Ia mencontohkan kejadian baru-baru ini yang melanda kawasan Ancol dan Sunda Kelapa.

“Kita tidak tahu angin puting beliung yang kemarin bisa di Ancol, kemudian juga di Sunda Kelapa, itu kan kita tidak tahu bahwa arahnya di sana," kata dia.

Meski begitu, Pram, sapaan akrabnya menekankan, Pemprov DKI Jakarta terus bersiaga menghadapi prakiraan BMKG hingga sepekan ke depan.

Pramono juga memastikan seluruh perangkat daerah terkait telah diminta mewaspadai terhadap potensi bencana hidrometeorologi lainnya.

"Sekali lagi, Jakarta sudah mempersiapkan diri, mengantisipasi, termasuk kalau kemudian memang seperti yang diprediksi dari BMKG akan terjadi puting beliung dan sebagainya," ucap Pramono.

Untuk diketahui, berdasarkan prakiraan BMKG, kondisi cuaca ekstrem, termasuk angin kencang di Jakarta masih berpotensi berlangsung hingga sekitar 21 Desember 2025. Karena itu, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap dampak seperti pohon tumbang, genangan, dan gangguan aktivitas lainnya.

BERITA TERKAIT
Warga Kepulauan Seribu Bahagia Terima Bantuan Sembako

Warga Pulau Seribu Terdampak Rob Dapat Bantuan Sembako

Jumat, 12 Desember 2025 640

BPBD ingatkan potensi tanah longsor

BPBD DKI Ingatkan Potensi Tanah Longsor

Selasa, 16 Desember 2025 1050

Pramono Buka Festival Jakarta Panen Buku 2025

Wujudkan Kota Literasi, Pramono Buka Festival Jakarta Panen Buku 2025

Selasa, 16 Desember 2025 832

Peserta mempraktikkan memindahkan korban bencana ke tandu darurat

BPBD DKI Perkuat Kapasitas Masyarakat Hadapi Potensi Cuaca Ekstrem

Jumat, 21 November 2025 875

BERITA POPULER
Parkir liar kalisari nur ist

Lurah Kalisari Minta Maaf Terkait Unggahan Foto AI, Petugas Disanksi

Senin, 06 April 2026 30068

Penertiban PKL Liar di Jalan Rasuna Said Dilakukan Secara Humanis

Kasatpol PP Jaksel Pastikan Penertiban PKL di Jalan HR Rasuna Said Humanis

Selasa, 07 April 2026 2718

DJI 0221

Jakarta Melesat Duduki Peringkat Kedua Kota Teraman di ASEAN

Selasa, 07 April 2026 2279

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Pelanggar Trantibum di Cempaka Putih Ditindak

Rabu, 08 April 2026 1330

Pengurasan Saluran Jalan Hadiah Utama 1

Pengurasan Saluran Jalan Hadiah Utama 1 Angkut 550 Karung Lumpur

Rabu, 08 April 2026 1060

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks