Pemprov DKI Perkuat Satgas Pangan Jelang Nataru

Jumat, 12 Desember 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1304

Pemprov DKI Perkuat Satgas Pangan Jelang Nataru

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan kebutuhan pangan masyarakat berada dalam kondisi aman menjelang liburan Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).

"Masyarakat tidak perlu khawatir,"

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati menegaskan, stok pangan strategis Jakarta dipastikan cukup hingga Januari 2026 berkat pemantauan intensif dan penguatan koordinasi lintas lembaga.

Eli menyampaikan, 98 persen kebutuhan pangan Jakarta berasal dari luar daerah, sehingga Pemprov DKI Jakarta melengkapi perangkat kerja dengan dua pilar utama. Pilar pertama adalah BUMD pangan seperti Dharma Jaya, Food Station, dan Pasar Jaya, yang berperan sebagai distributor dan penyedia stok.

Pilar kedua adalah perangkat OPD teknis seperti Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) serta Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) yang tergabung dalam Satgas Pangan.

“Melalui pertemuan rutin setiap Kamis, kondisi stok dan distribusi pangan dipantau secara berkala,” ujarnya, Jumat (12/12).

Ia menyampaikan, seluruh kebutuhan pangan strategis, seperti beras, daging, dan komoditas pokok lain, telah dihitung secara cermat oleh dinas teknis dan dipenuhi oleh BUMD. Dari hasil monitoring, seluruh komoditas untuk menghadapi Nataru dalam kondisi aman.

“Potensi kenaikan harga senantiasa dalam pemantauan demikian juga dengan kenaikan kebutuhan pangan, karena langkah-langkah antisipasi terus dilakukan,” katanya.

Eli menjelaskan, Pemprov DKI Jakarta menjalankan sejumlah langkah konkret untuk mencegah panic buying, mulai dari memperkuat kerja sama antardaerah, menggelar Gerakan Pangan Murah setiap hari, hingga menghadirkan program pangan subsidi bagi masyarakat tertentu.

Ia menjelaskan, dengan harga Rp126.000, penerima manfaat dapat memperoleh paket pangan berisi beras, daging sapi, daging ayam, telur ayam, ikan kembung, serta susu.

Program ini diberikan kepada pemegang KJP, penghuni rusun, pemegang Kartu Lansia Jakarta (KLJ), Kartu Penyandang Disabilitas Jakarta (KPDJ), Kartu Pekerja Jakarta (KPJ), Kartu Anak Jakarta (KAJ), dan beberapa komunitas lainnya.

Eli menambahkan, dengan sekitar satu juta penerima manfaat, pemerintah berharap bantuan ini mampu menjaga stabilitas konsumsi dan daya beli masyarakat.

“Jakarta berada dalam kondisi aman hingga Januari 2026 dan masyarakat tidak perlu panik dalam menghadapi masa liburan Nataru,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pengunjung melihat produk fesyen di salah satu pusat perbelanjaan

Kick Off Lomba Diskon di Pusat Perbelanjaan Digelar Besok

Kamis, 11 Desember 2025 813

15 Ton Bahan Pangan Dikirim ke Kepulauan Seribu

Jaga Stabilitas Harga, 15 Ton Bahan Pangan Dikirim ke Kepulauan Seribu

Kamis, 11 Desember 2025 760

Dinas PPKUKM pastikan ketersediaan dan stabilitas harga gas LPG 3 Kg Jelang Nataru

Stok dan Distribusi LPG 3 Kg Dipastikan Aman saat Nataru

Selasa, 09 Desember 2025 1220

BERITA POPULER
Selama Bulan Juli, 441 Ekor Kucing di Jaksel Sudah di Sterilisasi

441 Ekor Kucing Sudah Disterilisasi di Jaksel

Senin, 03 Agustus 2026 1005

Urban Farming Rudin Lurah Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Kelurahan Tanjung Duren Selatan Panen 14 Kilogram Sayuran

Selasa, 04 Agustus 2026 854

1785757954269

Kepulauan Seribu Raih Peringkat Pertama Aktivasi IKD Terbaik Nasional

Senin, 03 Agustus 2026 843

Pokdakan dan Pelaku Usaha Ikuti Pelatihan Budidaya Ramah Lingkungan

Pelaku Usaha Ikan Hias Dilatih Budi Daya Ramah Lingkungan

Selasa, 04 Agustus 2026 728

IMG 20260803 WA0088

Konservasi Pulau Sabira Perkuat Ekosistem Laut dan Kesejahteraan Nelayan

Senin, 03 Agustus 2026 814

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks