Tantangan Lingkungan Makin Kompleks, Jakarta Susun RPPLH

Jumat, 14 November 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Budhy Tristanto 1526

RPPLH Jakarta, Tantangan Lingkungan Hidup

(Foto: Istimewa)

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Lingkungan Hidup, tengah menyusun Rencana Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup (RPPLH) Provinsi 2025–2055.

"Memandu arah pembangunan lingkungan hidup Jakarta selama 30 tahun ke depan,"

Kepala Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan, penyusunan RPPLH ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan melalui konsultasi publik yang menghadirkan perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup, lembaga swadaya masyarakat, BUMN dan BUMD, akademisi, komunitas lingkungan, serta berbagai Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Jakarta.

“RPPLH ini menjadi instrumen penting yang memandu arah pembangunan lingkungan hidup Jakarta selama 30 tahun ke depan dan harus selaras dengan RPPLH Nasional yang telah ditetapkan,” ungkapnya, Jumat (14/11).

Asep menegaskan bahwa kolaborasi lintas sektor dan keterlibatan multi-pihak menjadi kunci agar kebijakan yang dirumuskan tidak hanya responsif terhadap kondisi saat ini, tetapi juga mampu menjawab kebutuhan masa depan secara berkelanjutan.

"Tantangan lingkungan di Jakarta semakin kompleks, mencakup kualitas udara, pengelolaan sampah, tata kelola air, serta ancaman perubahan iklim," tuturnya.

Perencana Lingkungan pada Direktorat Penyelenggaraan Sumber Daya Alam Berkelanjutan (DPSDAB) Kementerian Lingkungan Hidup, Haviz Kurniawan menyampaikan, penyusunan RPPLH provinsi harus mengacu pada visi RPPLH Nasional, yakni Lingkungan Hidup yang Baik dan Sehat untuk Semua.

Ia menjelaskan, tahapan penyusunan RPPLH Nasional sudah diatur dalam PP Nomor 26 Tahun 2025 tersebut, mulai dari inventarisasi lingkungan hidup, penyusunan dan penetapan wilayah ekoregion, penyusunan dan penetapan daya dukung dan daya tampung lingkungan hidup serta Penyusunan RPPLH Nasional.

“Visi tersebut mencerminkan kondisi lingkungan yang terlindungi dari kerusakan, mendukung keberlanjutan ekosistem, dan memberikan manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat,” katanya.

Tim Penyusun RPPLH Provinsi DKI Jakarta, Sri Handayani, menjelaskan perumusan rancangan visi dan arah kebijakan RPPLH Jakarta harus dilakukan secara komprehensif, dengan melihat potensi lingkungan, capaian pengelolaan yang telah berjalan, serta permasalahan yang masih dihadapi.

Ia menilai, perkembangan berbagai program lingkungan yang sudah dilaksanakan menjadi modal penting untuk menyusun kebijakan yang lebih terarah dan adaptif. Sri menambahkan, penyusunan skenario kebijakan hingga 2055 menggunakan pendekatan strategic foresight.

“Dengan pendekatan ini, setiap kebijakan yang dirumuskan diharapkan mampu mengantisipasi perubahan kondisi, ketidakpastian, serta risiko lingkungan jangka panjang, sehingga Jakarta memiliki fondasi kebijakan yang lebih tahan terhadap tantangan masa depan,” tandasnya.

BERITA TERKAIT
Pramono Beri Apresiasi dan Dorong Semangat Masyarakat Peduli Lingkungan

Pramono Beri Apresiasi dan Dorong Semangat Masyarakat Peduli Lingkungan

Selasa, 04 November 2025 1301

Petugas dan warga melakukan pemilahan sampah anorganik

Dinas LH Kaji Sanksi Sosial Pelaku Pembakaran Sampah

Rabu, 29 Oktober 2025 771

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta, Asep Kuswanto

Dinas LH Bakal Gencarkan Edukasi Pengelolaan Sampah

Jumat, 24 Oktober 2025 689

BERITA POPULER
Mudik Terminal Kampung Rambutan otoy

Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi Terjadi Dua Kali

Kamis, 12 Maret 2026 5629

IMG 20260309 WA0093

Bangunan Arena Padel di Kembangan Disegel

Senin, 09 Maret 2026 6687

Jakarta siap bangun pltsa tangani masalah sampah

Atasi Sampah, Pemprov DKI Usulkan Pembangunan Tiga PLTSa

Kamis, 12 Maret 2026 1330

Stok Pangan Jakarta Aman otoy

Pemprov DKI Terus Upayakan Jaga Stabilitas Harga dan Stok Pangan

Jumat, 13 Maret 2026 1051

Pemudik terminal kampung rambutan otoy

Pramono Minta Pemudik Lapor Pengurus Lingkungan

Jumat, 13 Maret 2026 721

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks