Dinas PPKUKM Hadirkan Workshop Kreasi Boneka dari Kain Perca

Kamis, 30 Oktober 2025 Reporter: Aldi Geri Lumban Tobing Editor: Erikyanri Maulana 1112

Workshop kreasi boneka dari kain perca

(Foto: Istimewa)

Jakarta Creative Hub (JCH), Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif serta REcycle EXPerience (RE_EXP) menghadirkan kegiatan yang menggugah kesadaran akan pentingnya kreativitas berkelanjutan, ‘Workshop Kreasi Boneka dari Kain Perca’.

"upaya mendorong ekonomi kreatif,"

Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ekonomi Kreatif Nasional ini menghadirkan dua seniman berbakat dan sukses dalam pameran sebelumnya yakni Evan Driyananda dan Attina Nuraini.

Mereka mengajak para peserta yang berasal dari JakPreneur dan pegiat ekonomi kreatif (ekraf) untuk menyulap potongan kain sisa menjadi boneka unik yang penuh makna.

Evan mengatakan, RE_EXP bereksperimen dengan limbah rumah tangga non-organik dan mengadopsi gaya pop art untuk menciptakan karya seni rupa yang identik dengan warna khas yang ceria.

Ia berharap, kegiatan seperti ini dapat membuka peluang baru bagi para pelaku kreatif lokal untuk terus berinovasi dan berkontribusi terhadap ekonomi berkelanjutan di Jakarta.

“Kami ingin menunjukkan bahwa kreativitas seni bisa berjalan seiring dengan kepedulian terhadap lingkungan. Kain perca yang biasanya berakhir sebagai limbah, justru bisa menjadi media ekspresi yang menyenangkan sekaligus edukatif,” ujar Evan, Kamis (30/10).

Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah (PPKUKM) DKI Jakarta, Elisabeth Ratu Rante Allo menyampaikan, Jakarta Creative Hub dengan semangat kolaborasi dan keberlanjutan terus memperkuat perannya sebagai ruang tumbuhnya ide, inovasi, dan aksi nyata bagi generasi kreatif ibu kota dan menjadikan tempat Ngumpulnya Orang Kreatif (Notif).

Ia menjelaskan, Dinas PPKUKM Provinsi DKI Jakarta dan Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif sepakat dan berkomitmen penuh menjadikan Jakarta sebagai promotor utama pertumbuhan Gig Economy.

Ratu mengatakan, kegiatan ini adalah bukti bahwa kreativitas dapat tumbuh dari hal sederhana, bahkan dari barang sisa bisa memberikan manfaat lebih untuk menjadi produk yang lebih bernilai.

"Kami mendukung penuh kolaborasi ini sebagai upaya mendorong ekonomi kreatif yang berkelanjutan dan ramah lingkungan,” katanya.

Sementara itu, Asisten Deputi Peningkatan Produktivitas dan Pengembangan Ekosistem Ketenagakerjaan, Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Chairul Shaleh, menekankan bahwa ekonomi kreatif adalah sumber ekonomi masa depan.

Menurutnya, kunci ekosistem terletak pada kolaborasi dan sinergi yang kuat antarkomunitas kreatif. Pemerintah akan mengoptimalkan fungsi Gig Economy melalui ruang kreatif, dengan fokus pada mentoring dan kesempatan berkompetisi.

“Penting untuk menekankan keterampilan menjual atau selling skills, bukan hanya membuat barang," tandasnya.

BERITA TERKAIT
Sentra Fauna dan Kuliner Lenteng Agung Dilengkapi Klinik Hewan Gratis untuk Warga

Sentra Fauna Lenteng Agung Dilengkapi Layanan Klinik Hewan Gratis

Selasa, 28 Oktober 2025 1326

Diskusi Publik ‘Pemuda Merawat Nalar Bangsa’

Kolaborasi Dinas PPKUKM Hadirkan Ekosistem Kreatif Jakarta

Jumat, 17 Oktober 2025 761

Suasana Pelatihan Design Handicraft Souvenir di kantor Wali Kota Jakarta Utara

21 Perajin di Jakarta Utara Ikuti Pelatihan Desain Suvenir

Rabu, 15 Oktober 2025 826

BERITA POPULER
IMG 20260711 WA0001

Kebayoran Lama Selatan Miliki 56 Tempat Pengelolaan Sampah Organik

Sabtu, 11 Juli 2026 6927

Pramono COJ 2026 rezap

Pramono Dukung Color of Jakarta, Potret Jejak Pembangunan Kota

Selasa, 07 Juli 2026 6476

Sosialisasi pergub rezap

Pramono Sebut Transparansi Perizinan Jadi Kunci Jakarta Kota Global

Selasa, 07 Juli 2026 6031

Pameran 100 Tahun Ali Sadikin bilal

Peringatan 100 Tahun, Pemprov DKI Komitmen Lanjutkan Legasi Ali Sadikin

Selasa, 07 Juli 2026 5964

IMG 20260713 WA0036

SDN Srengseng Sawah 15 Tetap Gelar Sekolah Tatap Muka

Senin, 13 Juli 2026 1102

Bagikan ke :
BANG JAKI +indeks
POTRET JAKARTA +indeks
VIDEO +indeks